Home Ekonomi

Peran BI dalam Mendorong Sertifikasi Halal di Sulteng

54
Kakanwil Kemenag Sulteng, Dr Rusman Langke menyerahkan sertifikat halal kepada koperasi Pesantren Madinatul Ilmi Dolo yang bergerak di bidang Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) disaksikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulteng Muh Abd Majid Ikram (kemeja biru). (Foto: BI Sulteng)

BANK Indonesia selaku Bank Sentral, selain melaksanakan tugas dan wewenangnya di bidang moneter, makroprudensial dan sistem pembayaran, juga berperan aktif dalam pengembangan perekonomian keumatan yang diharapkan dapat menjadi sumber pemberdayaan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi baru melalui diversifikasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Ekonomi syariah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia di masa yang akan datang mengingat potensi yang cukup besar dengan dukungan jumlah penduduk muslim di Indonesia yang merupakan penduduk muslim terbesar di dunia.

Kebijakan ekonomi dan keuangan syariah adalah salah satu bauran kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Kebijakan dimaksud mencakup program pemberdayaan ekonomi syariah dengan mengembangkan ekosistem halal value chain pada industri halal nasional untuk mendorong produk-produk halal seperti makanan halal, busana muslim, maupun pariwisata halal.

Pentingnya Sertifikasi Halal

Sertifikasi halal menjadi indikator bahwa produk tersebut sehat, bersih dan sesuai dengan syariat ajaran islam sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan baik dari dalam dan luar negeri baik umat muslim maupun non.

Hal tersebut juga mendorong peningkatan transaksi produk halal di Indonesia sehingga dalam panjang dapat menjadikan indonesia sebagai Big Player dalam perkembangan ekonomi syariah di dunia.

Sertifikasi halal juga menjadi indikator perkembangan eknomi syariah di Indonesia.

Peran KPw BI Sulawesi Tengah Muh Abd Majid Ikram mengatakan dlam hal ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah telah membina pondok pesantren, a.l. yaitu: Pondok Pesantren AL Khairaat Madinatul Ilmi dengan unit usaha yang dikembangkan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), Pondok Pesantren Mustafa Lil Khairaat dengan unit usaha produksi roti, Pondok Pesantren Hidayatullah dengan unit usaha Air Minum Isi Ulang, Pondok Pesantren Al Istiqamah Ngatabaru dengan unit usaha Minimarket Santri dan Produksi Aneka Roti, Pondok Pesantren Alkhairaat Luwuk dengan unit usaha Air Minum Isi Ulang.

Kata Majid, dalam hal mendorong sertifikasi halal pada produk UMKM, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sulawesi Tengah telah memfasilitasi dalam memberikan edukasi perizinan usaha dan sertifikasi halal kepada UMKM di bidang makanan minuman untuk menjamin kualitas produk serta memperluas akses pasar.

Upaya edukasi tersebut dilakukan dalam beberapa kegiatan:
Pada tanggal 16 Januari 2020 dilakukan secara langsung dan intensif pada kepada UMKM binaan dan mitra Bank Indonesia dengan tajuk “Sosialisasi pengajuan PIRT dan Sertifikasi Halal Produk UMKM”.

Pada tanggal 24 Agustus 2020 dilakukan melalui webinar yang disiarkan secara nasional dan diikuti oleh lebih dari 900 peserta dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), salah satu event ekonomi syariah terbesar di Indonesia. Dalam kegiatan tersebut Prof. Ir. Sukoso selaku Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) – Kemenag RI dan Dra. Dewi Prawitasari, APT selaku Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha BPOM RI menjadi narasumber dan mengupas berbagai isu seputar sertifikasi halal sehingga mendorong dan membantu para UMKM untuk mendapat sertifikasi tersebut. Kehadiran artis nasional Nycta Gina menjadi host dalam kegiatan tersebut juga menambah kemeriahan suasana.

Penyerahan Sertifiaksi Halal pada UMKM Binaan Bank Indonesia
Pondok Pesantren Al-Khairaat Madinatul Ilmi dengan unit usaha bantuan Bank Indonesia yang dikembangkan yakni Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) telah memperoleh sertifikasi halal yang telah diserahkan pada tanggal 27 Agustus 2020, bertempat di Kanwil Kemenag Prov. Sulawesi Tengah yang dihadiri oleh Ka. KPw Bank Indonesia Sulteng, Ka. Kanwil Kemenag Prov. Sulteng, Wakil Direktur LPPOM MUI Prov. Sulteng, Kadis Koperasi dan UMKM Prov. Sulteng.

Pada tanggal 27 Agustus 2020, selain penyerahan sertifikasi halal pada pondok pesantren Al-Khairaat Madinatul Ilmi, pada kesempatan yang sama juga diserahkan sertifikasi halal untuk Amora Bakery, CN AMDK, Produk Beras Kemasan CV. Bina Tani dan PT. HPM (Hicarb Palu Mitra).

Wakil Direktur LPPOM MUI: mengatajan, sertifikasi halal pada produk merupakan tanggung jawab kita kepada Tuhan atas pengelolaan sumber daya dan jaminan produk kepada masyarakat sebagai konsumen.
Sementara Kanwil Kemenag Sulteng Dr Rusman Langke mengatajan, terkait pelaksanaan sertifikasi dilakukan atas kerjasama dengan LPPOM MUI dan ucapan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah membina pondok pesantren dan UMKM serta mendorong sertifikasi halal produk.

Diharapkan pondok pesantren dan UMKM binaan BI dapat menjadi percontohan dan mendorong usaha lainnya dalam mendapatkan sertifikasi halal. (*)

Ayo tulis komentar cerdas