Home Palu

Benahi Tempat Wisata dengan Gerakan BISA

57
FOTO BERSAMA - Anggota Komisi X DPR RI, Sakinah Aljufri, bersama Kasubdit Area II Kemenparekraf RI, Agus Suprihastono, serta Kadispar Sulteng, I Nyoman Sriadijaya, dan perwakilan Dispar Kota Palu, saat foto bersama peserta lainnya di kegiatan Gerakan BISA, di Pantai Talise Palu, Rabu, 26 Agustus 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf RI) melalui Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, bersama Anggota Komisi X DPR RI Dapil Sulteng, Sakinah Aljufri, dan Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, menggelar Gerakan Bersih Indah Sehat Aman (BISA), di Pantai Talise Palu, Rabu, 26 Agustus 2020.

Kasubdit Area II Direktorat Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf RI, Agus Suprihastono, mengatakan, pelaksanaan program BISA di Palu ini atas kerja sama Kemenparekraf, Komisi X DPR RI, dan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pariwisata Provinsi Sutleng dan Kota Palu.

“Dengan adanya kegiatan BISA ini, kami berharap tatanan era kehidupan yang baru atau disebut era new normal, dapat memulihkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, kita dapat membuka kembali tempat wisata yang lebih bersih, sehat, nyaman dan sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Agus.

Agus juga berharap, melalui program BISA dapat menarik wisatawan utamanya lokal, agar orang mau atau bergairah untuk datang ke objek wisata.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Sakinah Aljufri, berharap, program BISA ini mampu membangkitkan optimisme masyarakat, untuk sama-sama menyambut kembali kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif di Palu dan sekitarnya pada masa adaptasi kebiasaan baru.

“Masyarakat di Palu cenderung suka yang indah, oleh sebab itu kita menghadirkan mereka-mereka sebagai pelopor-pelopor dan harus menjadi bisa memberikan informasi tentang indahnya, bersih, dan aman karen masyarakat Kota Palu suka ketenangan,” ujarnya.

Sakinah mengatakan, peserta BISA ini diharapkan dapat menjadi corong dan informan bukan provokator, bahwa di daerah Sulteng ini mempunyai keunikan, keragaman, keistimewaan.

“Olehnya itu kita berharap kegiatan ini akan terus berkesinambungan, agar pemulihan pariwisata bisa secepatnya, karena otomatis yang merasa dampak pandemi ini adalah Kementerian Pariwisata, sebab yang menunjang perekonomian Indonesia ialah pariwisata,” katanya.

Sakinah, mengajak Kemenparekraf RI bersama Dispar Provinsi dan Kab/Kota serta seluruh stakeholder yang terlibat di gerakan BISA ini dapat memulihkan pariwisata provinsi Sulteng.

“Mari kita tingkatkan pariwisata kita, agar ekonomi kreatif kita juga meningkat sehingga masyarakat kita semakin sejahtera,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, I Nyoman Sriadijaya, berharap, melalui gerakan BISA ini para peserta dapat membenahi destinasi dimana para peserta berada.

“Kami berharap para peserta menjadi polentir, inisiator, untuk mengerakan kelompok sadar wisata, sehingga bisa membenahi destinasi kita agar memiliki daya tarik, dan memastikan tempat itu sehat dan aman,” katanya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas