Suasana Rapat Paripurna Penyampaian Keterangan Bupati Atas Rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggungjawaban APBD tahun 2019, yang digelar di ruang paripurna DPRD Bangkep, Selasa (18/8/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Rifan Touk)
  • Terkait adanya oknum di SKPD  Merubah Program Kerja yang Telah Disepakati

Bangkep, Metrosulawesi.id Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah,  mendapat peringatan keras dari Wakil Ketua II DPRD Bangkep, Eko Wahyudi.  Pemberian warning itu terkait adanya sejumlah oknum di Satuan Kinerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berani merubah program kerja yang telah disepakati.

Peringatan itu dikemukakan Eko, sapaan akrab Eko Wahyudi dalam pelaksanaan Rapat Paripurna Penyampaian Keterangan Bupati Atas Rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggungjawaban APBD tahun 2019,  yang digelar di ruang paripurna DPRD Bangkep, Selasa (18/8/2020).

Kepada Bupati dan seluruh perangkat penyelenggara pemerintahan daerah yang hadir, Eko dengan tegas meminta agar tidak ada lagi oknum-oknum “SKPD nakal” yang berani mencoba merubah apa yang jadi kesepakatan antar penyelenggara pemerintahan daerah

“Ini lembaga, bukan persoalan kesepakatan yang dibangun  Rais Adam, Rusdin Sinaling, Risal Arwi, dan kita semua yang ada disini. Ini saya sampaikan kepada kita semua disini. SKPD-SKPD yang nakal itu, jangan coba kotak-katik apa yang sudah jadi kesepakatan! Saya tidak main-main. Coba-coba saja” Tegas

Lebih lanjut Eko menegaskan, pihaknya tidak mau main-main dengan permasalahan tersebut. Jika itu itu terjadi lagi kata Eko, pihaknya akan mengambil langkah-langkah hukum.

“Padahal ulang-ulang saya sampaikan, paripurna LKPJ juga saya sampaikan, prioritas tahun 2019 mengacu pada sektor pertanian, perikanan, ketahanan pangan dan pariwisata. Tapi faktanya jauh dari realisasi” papar Eko.

Antara notulen dengan DPA sebagai acuan dalam pelaksanaan program kata Eko, banyak yang mengalami perubahan. Bahkan menurut dia, beberapa program yang telah disepakati tersebut ditiadakan dan anggarannya dialihkan ke program lain diluar kesepakatan.

“Ada ruang, silahkan teman-teman SKPD berargumen apa yang jadi program seauai arah kebijakan yang disampaikan Bupati. Jangan nanti sudah disepakati, sudah ditandatangani Bupati dirubah lagi” tandas Eko.

Reporter: Rifan Touk

Ayo tulis komentar cerdas