Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto saat reses perseorangan di Dusun Sigolang, Desa Poli, Kecamatan Tinombo Selatan, Parimo, Senin (10/8/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Zulfikar)
  • ‘’Anggota DPRD Reses di Pelosok Desa, Jangan Hanya di Jalan Trans Sulawesi’’

Parimo, Metrosulawesi.id Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sayutin Budianto melakukan reses di  Dusun Sigolang, Desa Poli, Kecamatan Tinombo Selatan, Senin (10/8/2020) sore.

Penjaringan aspirasi oleh anggota DPRD Parimo kali ini, berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab, Sayutin dalam melakukan kunjungan kerjanya itu mendatangi langsung konstituen secara perseorangan.

Dikatakan Sayutin,  40 anggota DPRD Parimo  melaksanakan reses dan temu konstituen masa persidangan II tahun 2020 di masing-masing daerah pemilihan (Dapil).

Sayutin meminta,  penjaringan aspirasi atau reses tidak selamanya harus dilaksanakan di jalur Trans Sulawesi, tetapi harus menemui secara langsung masyarakat yang ada di pelosok-pelosok desa.

“Saya minta sama teman-teman DPRD Parimo,  agar dalam melaksanakan reses itu betul-betul menyentuh ke masyarakat pelosok dan dusun. Untuk itu saya minta kalau reses jangan hanya di jalan trans.” Pinta  Sayutin sembari mencontohkan dirinya yang melakukan reses di dusun IV Sigolang Desa Poli yang menurutnya pembanguan jalan di wilayah tersebut sudah puluhan tahun belum tersentuh oleh pemerintah daerah setempat. 

Diungkapkan Sayutin, ada dua program yang masuk di sini pertama, jalan lingkungan dan usaha tani.Program-program inilah  perlu diselesaikan oleh pemerintah daerah setempat. Karena itu merupakan infrastruktur dasar untuk peningkatan ekonomi di bidang pertanian dan kelautan.

Program kedua, lanjut Sayutin,  daerah ini masih banyak persoalan-persoalan yang belum terselesaikan. Olehnya, ia meminta kepada anggota dewan lainya ketika kegiatan reses selanjutnya harus masuk ke wilayah dusun hingga ke pelosok desa.

Dengan begitu, sentuhan terhadap masyarakat yang ada di desa dapat terlihat. Sehingga, bisa diketahui konsistensi dan kemampuan anggota DPRD untuk membawa aspirasi rakyat untuk kepentingan pembangunan di daerah ini.

“Jadi, di situ kita lihat sampai dimana kemampuan dia sebagai anggota DPRD untuk membawa aspirasi rakyat untuk kepentingan pembangunan di Parigi Moutong,” kata Sayutin.

Selain kedua program tersebut, urai Sayutin,  masih banyaknya persoalan-persoalan sosial yang belum terselesaikan di Parimo, seperti  faktor peningkatan kesejahteraan yang tentunya di interfensi melalui pembangunan infrastruktur untuk peningkatan ekonomi rakyat. (*)

Reporter: Zulfikar

Ayo tulis komentar cerdas