Home Palu

Lintas Sektor Bertemu Bahas Pembelajaran Tatap Muka

45
Irwan Lahace. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)
  • Disdikbud Sulteng

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyampaikan, sekolah yang berada di zona hijau dan kuning diperbolehkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

Menanggapi kebijakan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Irwan Lahace, mengatakan bahwa prinsip dari pada kebijakan itu adalah kesehatan peserta didik, pendidik (guru), tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat, hal ini merupakan prioritas utama.

“Kemudian tumbuh kembang peserta didik dalam psikososial juga menjadi pertimbangan dalam pemenuhan layanan pendidikan. Olehnya itu kami berencana akan mengadakan pertemuan bersama lintas sektor, ” kata Irwan, saat dihubungi Metro Sulawesi, Senin, 10 Agustus 2020.

Irwan mengatakan, pertemuan itu akan dipimpin oleh Asisten I dengan mengundang Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD yang masuk dalam Tim Gugus Tugas Covid-19. Nanti akan diputuskan sebagai bahan pertimbangan pimpinan dalam hal ini Gubenur Sulteng.

“Untuk keputusan pembelajaran tatap muka belum ada, tetapi kita tetap merujuk dari pada aturan empat menteri itu, dari informasi yang kami ketahui bahwa keputusan menteri itu diserahkan kepada Gugus Tugas masing-masing daerah, olehnya itu saya tindaklanjuti keputusan tersebut,” ujarnya.

Irwan mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan Gubernur Sulteng, hal ini sama juga dengan penyampaian dari Kadisdikbud Palu.

“Jika misalnya keputusan bahwa pembelajaran tatap muka akan diberlakukan, saya mengimbau sekolah tetap terapkan protokol kesehatan yang ketat, karena ada sekolah di daerah lain dibuka namun tutup kembali, ” imbuhnya.

Yang jelas kata Irwan, kebijakan ini masih akan membutuhkan beberapa pertimbangan yang memang perlu dikaji dengan baik, sehingga tidak salah langkah.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas