Ende mengais rezeki dengan menjual pernak pernik kemerdekaan RI di Kecamatan Bahodopi, Morowali. (Foto: Metrosulawesi/ Murad Mangge)
  • Ende Pemuda Asal Garut Mengais Rezeki Jelang HUT RI ke-75 di Bahodopi

Morowali, Metrosulawesi.id Menjelang perayaan kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-75, yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2020, dimanfaat sejumlah warga untuk mengais rezeki dengan menjajakan bendera merah putih serta pernak pernik kemerdekaan.

Sebut saja Ende Saduloh, satu dari sekian pemuda harus rela meninggalkan kampung halaman. Ia kini semata-mata berjuang mengais rezki  menjadi penjual aksesoris kemerdekaan RI dan bendera merah putih di Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah.

Ende memilih lokasi menjajakan jualannya   di depan sekolah SD Negeri Keurea. Pemuda asal  Desa Wangun, Kabupaten Garut, Jawa Barat ini,  menjual salah satu kebutuhan warga menjelang datangnya peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 75.

Karena tidak ada sanak keluarga, Ende, menetap tinggal di salah satu rumah kos-kosan di daerah Kecamatan Bahodopi. Sehari- hari buat makan dan minum, ia mempergunakan uang keuntungan hasil dari jualannya.

“Selain membiayai hidup selama di perantauan, keuntungan hasil jualan saya utamakan untuk orang tua di kampung,‘’ ucap Ende.

Diungkapkannya, menjual atribut kemerdekaan dijalaninya hingga di  Ibu Kota Jakarta. Di Kabupaten Morowali, tepatnya di Kecamatan Bahodopi,  sudah dua kali datang menjual bendera merah putih dan umbul-umbul beragam corak warna.

“Status saya pak masih lajang atau belum menikah. Uang hasil pekerjaan di perantauan itu sekalian juga saya sisip buat modal menikah. Kalau memang dapat jodoh di Morowali, saya ngga bisa nolak lagi pak,” urai Ende Saduloh sembari meladeni warga yang datang membeli barang jualannya.(*)

 Reporter : Murad Mangge

Ayo tulis komentar cerdas