Home Sulteng

Sulteng Diberi Kuota Minimal 10.000 Balasa

34
PERTEMUAN - Kadispar Sulteng, I Nyoman Sriadijaya, saat mengikuti meeting zoom bahas tentang bantuan BALASA untuk tenaga kerja pariwisata dan ekonomi kreatif, belum lama ini. (Foto: Istimewa)
  • Dispar Sulteng Opitimis Bisa Capai Target Kuota

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sulteng dan Kab/Kota serta Dinas Koperasi UKM Provinsi Sulteng, menggadakan meeting zoom, kegiatan itu dalam rangka membahas tentang rencana dan dukungan bantuan Bahan Lauk Siap Saji (Balasa) tahap II untuk pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak Covid-19.

Kepala Dispar Sulteng, I Nyoman Sriadijaya, mengungkapkan, pandemi Covid-19 membuat sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) paling terdampak, sehingga banyaknya tenaga kerja parekraf yang dirumahkan.

“Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban para pelaku usaha dan ekonomi kreatif yang terkena dampak Covid-19. Sebelumnya bantuan BALASA tahap I telah disalurkan namun belum semua para tenaga kerja pariwisata dan Ekraf tercover, olehnya itu dari Kemenparekraf RI masih memiliki kepedulian untuk menyalurkan bantuan tahap II, ” kata I Nyoman, melalui ponselnya, Sabtu, 8 Agustus 2020.

Menurut I Nyoman, masih banyak usaha pariwisata sebanyak 13 kemudian ekonomi kreatif 17 usaha, yang belum tercover semuanya. Sehingga diberikan kesempatan lagi dari Kemenparekraf RI termasuk memberikan perlindung sosial kepada tenaga pekerja dan ekonomi kreatif yang terdampak.

“Olehnya itu dari Kemenparekraf RI menantang kita dari Sulteng minimal bisa mencapai 10.000 paket untuk pekerja usaha pariwisata dan ekonomi kreatif ini. Bantuan tersebut akan diserahkan oleh Kemenparekraf kepada pemerintah daerah dalam hal ini Gubernur Sulteng, disaksikan oleh Kapolda,” ungkapnya.

Kemudian kata I Nyoman, dari Kapolda menyerahkan langsung kepada masing-masing Kapolres di Kab/Kota, setelah itu akan diserahkan ke Kapolsek masing-masing, apabila penerima berada dekat dengan kantor Kapolsek mereka bisa mengambil langsung di kantor Kapolsek, tetapi apabila tidak nanti melalui Bhabinkamtibmas, untuk di distribusikan langsung kepada penerima bantuan BALASA.

“Penerima bantuan tahap II ini tidak sesulit yang tahap I harus ada KTP dan KK, tetapi sekarang ini diberikan kesempatan bagi semua tenaga kerja Parekraf yang berada di kawasan pariwisata terdampak Covid-19 bisa di rekomendasikan oleh komunitasnya,” ujarnya.

“Insya allah target mencapai 10.000 paket Sulteng bisa penuhi, untuk pendataan tenaga kerja yang tedampak Covid-19 di bidang usaha pariwisata dan ekonomi kreatif paling lambat 14 Agustus 2020 itu sudah masuk ke Kemenparekraf. Namun dalam hal ini bukan berarti data itu baru di masukan pada tanggal tersebut, kami berharap data itu sudah di update mulai dari sekarang,” jelasnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas