Home Palu

Danrem Warning Penerima Dana Stimulan

54
RAKOR - Dansatgas Brigjen TNI Farid Makruf, memimpin rapat koordinasi Satgas Percepatan Pembangunan Rehab-rekon Pascabencana 28 September 2018, Jumat 7 Agustus 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Hakir)
  • Satgas Rehab-Rekon Bentuk Sekber

Palu, Metrosulawesi.id – Komandan Resor Militer (Danrem) 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, memimpin rapat koordinasi Komandan Satgas Percepatan Pembangunan Rehab-rekon Pascabencana 28 September 2018, Jumat, 7 Agustus 2020.

Dalam rapat itu disepakati para anggota Satgas untuk membentuk sekretariat bersama (sekber). Dengan sekber tersebut, anggota Satgas termasuk perwakilan dari  Kota Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong.

Nantinya, sekretariat bersama untuk koordinasi yang lebih intens agar setiap masalah percepatan pembangunan segera terselesaikan. Dia merencanakan akan melakukan tatap muka di sekretariat bersama sekali dalam sepekan.

“Jika ini jalan, rutin memberikan paparan masalah dan progreanya, kita akan lihat, oh Donggala kurang ini, Petobo kurang ini, Parimo ininya yang belum beres, jadi segera dapat dicarikan solusinya,” kata Farid.

Farid menambahkan, Satgas harus laksanakan penyelesaian lahan dengan segera. Hal itu yang perlu dibawa ke Presiden oleh Ketua Pansus DPRD Sulteng terkait Penyelesaian Rehab-rekon Pascabencana 28 September 2018. Yakni kasus penyelesaian lahan, Donggala di Tompe, Palu di Tondo, Talise dan Petobo, semuanya itu terkendala oleh pengadaan lahan.

Dalam kesempatan ini, Danrem mengingatkan dana stimulan yang sudah diterima masyarakat harus segera digunakan membangun rumah terddampak bencana. Ini karena ada informasi yang diterima bahwa dari dana 50 juta untuk rumah rusak berat, ada permintaan untuk pembiayaan di luar peruntukan dana stimulan. Danrem mengaku sudah berkoordinasi dengan polisi, jika terbukti, orang yang melakukan itu akan digelandang untuk proses hukum.

“Kita harus tegas, tolong data, masyarakat mana yang sudah terima uang dana stimulan, tetapi rumahnya belum selesai dikerjakan. Ini kita harus tindak lanjuti, jika kedapatan orang yang sudah dapat dana stimulan dan rumahnya tidak selesai, lalu teriak-teriak tidak diperhatikan pemerintah, akan berhadapan dengan Satgas,” pungkasnya.

Reporter: Hakir
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas