Home Palu

KPU Sulteng Ungkap Kendala Coklit di Huntap Tondo

31
KONFERENSI PERS - KPU Sulawesi Tengah saat konferensi pers di kantornya di Jalan S Parman, Palu, Selasa 4 Agustus 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Syamsu Rizal)

Palu, Metrosulawesi.id – Petugas Pemutakhitan Daftar Pemilih (PPDP) di Sulawesi Tengah menghadapi kendala dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih di hunian tetap (huntap) di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Mayoritas penghuni huntap Tondo masih ber-KTP kelurahan asal seperti Balaora dan Petobo, bukan KTP Tondo. Sementara coklit berbasis KTP.

“70 persen penghuni di sana adalah eks likuefaksi di luar Tondo dengan KTP di luar Tondo,” ungkap Komisioner KPU Sulteng Halima pada konferensi pers di kantonya, Selasa 4 Agustus 2020.

Sementara dokumen A-KWK atau formulir daftar pemilih ada di tangan petugas pemutakhiran daftar pemilih (PPDP) di kelurahan asal. PPDP kelurahan asal tidak bisa melakukan coklit di huntap Tondo karena berada di luar wilayah tugasnya.

Pada sisi lain, PPDP di Kelurahan Tondo tidak bisa menjangkau semua penghuni huntap karena mereka harus mereka rampungkan terlebih dahulu tugasnya.

Walaupun begitu, kata Halima KPU menjamin penghuni huntap masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) sesuai alamat dalam KTP.

“Jaminan yang bisa diberikan KPU adalah memastikan mereka terdaftar di daerah asal karena dokumen kependudukannya masih sesuai daerah asal. Sehingga nantinya, apakah dia memilih di huntap atau kembali (daerah asal), itu dimulai dengan terdaftarnya dalam DPT,” jelasnya.

Soal penempatan TPS di huntap masih harus menunggu aturan. Yang pasti, kata Halima saat ini semua penghuni huntap yang memiliki hak suara terlebih dahulu didata dalam DPT oleh PPDP.

Terpisah, Anggota KPU Kota Palu Idrus dikonfirmasi Rabu 8 Agustus 2020, mengatakan, saat ini yang terpenting adalah PPDP melakukan coklit untuk semua penghuni huntap Tondo.

Teknisnya, lanjut Idrus, PPDP di Tondo diberikan tugas tambahan, selain mencoklit warga yang ber-KTP dan KK Tondo, juga membantu PPDP dari kelurahan lain seperti Balaroa untuk coklit di huntap Tondo.

“PPDP Tondo dibantu PPDP Balaroa untuk melakukan pendataan tapi bukan coklit. Sebentar sore (Rabu 5 Agustus 2020), PPDP Balaoa, PPS Balaroa, PPK Palu Barat, PPK Mantikulore, PPS Tondo, PPDP Tondo, pendataan sama-sama. Melakukan kunjungan dan memeriksa yang ber-KTP Balaora. Selanjutnya datanya diberikan kepada PPDP Balaroa,” papar Idrus.

Reporter: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas