Home Ekonomi

Ekonomi Sulteng Tumbuh 2,36%

45
Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, Jalan Muh Yamin, Kota Palu. (Foto: Dok BPS Sulteng)
  • Semester l-2020

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah menilai bahwa pada semester I-2020, ekonomi Sulteng mengalami pertumbuhan sebesar 2,36 persen secara c-to-c dibandingkan dengan semester I-2019.

“Pertumbuhan terjadi hampir di semua lapangan usaha dengan pertumbuhan kumulatif tertinggi pada lapangan usaha Industri Pengolahan, yaitu sebesar 18,59 persen. Pertumbuhan yang cukup tinggi juga terjadi pada lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian yaitu tumbuh sebesar 10,10 persen,” kata Kepala BPS Sulteng, Dumangar Hatauruk, Rabu (5/8/2020).

Bila dilihat dari sumber pertumbuhannya, dirinya menyebutkan, ekonomi Sulawesi Tengah semester I-2020 (c-to-c) terbesar disumbang oleh lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 2,40 persen, diikuti pertambangan dan penggalian sebesar 1,58 persen.

“Kemudian informasi dan komunikasi sebesar 0,40 persen, serta jasa keuangan dan asuransi berkontribusi sebesar 0,15 persen,” sebutnya.

Sedangkan, kata dia, lapangan usaha lainnya memiliki andil kontraksi 2,18 persen yang meliputi antara lain transportasi dan pergudangan sebesar -1,08 persen, pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar -0,49 persen dan konstruksi sebesar -0,31 persen.

“Struktur perekonomian Sulawesi Tengah menurut lapangan usaha semester I-2020 masih didominasi oleh empat lapangan usaha utama yaitu, Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 27,07 persen, Pertambangan dan Penggalian 16,88 persen, Industri Pengolahan 14,97 persen serta Konstruksi (10,34 persen),” terangnya.

Sementara itu, ekonomi Sulawesi Tengah pada triwulan II-2020 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp40,23 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp27,70 triliun. Begitupun dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 18,59 persen.

“Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Ekspor sebesar 27,65 persen. Ekonomi Sulawesi Tengah triwulan II-2020 mengalami kontraksi sebesar 0,06 persen dibanding triwulan II-2019 (y-on-y),” katanya.

Selanjutnya dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 21,11 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Ekspor sebesar 40,97 persen. Ekonomi Sulawesi Tengah triwulan II-2020 dibanding triwulan sebelumnya (q-to-q) tumbuh sebesar 0,71 persen.

“Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial sebesar 17,65 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 94,10 persen,” jelasnya.

Secara spasial, menurutnya pertumbuhan ekonomi wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) semester I-2020 tumbuh sebesar 1,52 persen (c-to-c) dengan pertumbuhan tertinggi di Provinsi Papua sebesar 3,00 persen.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas