Home Ekonomi

Penjualan Emas di Palu Naik

118
Aktivitas di toko perhiasan emas cahaya Masomba di Jalan Tanjung Pangimpuan. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Walaupun adanya pandemi covid 19, sejak beberapa minggu terakhir harga penjualan emas di Indonesia termasuk Kota Palu mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Seperti disampaikan H Usman, pemilik toko perhiasan emas cahaya Masomba di Jalan Tanjung Pangimpuan, Senin (3/8/02020). Diungkapkannya, emas 23 dijual dengan harga Rp900 ribu/gram. Sedangkan, emas 24 harganya sekitar Rp950 ribu/gram.

“Sebelum naik harga emas 23 dan 24 sekitaran Rp800 hingga Rp850 ribu kita jualkan. Kalau dipresentasikan ada 10% kenaikan sekarang ini,” ungkapnya.

Meski harga emas mengalami kenaikan, kata dia, masyarakat banyak melakukan pembelian dari 15 hingga 20 gram dalam sehari. Ia mengatakan rata-rata perhiasan emas model cincin yang laku terjual di tokonya.

“Omset pendapatan cukup lumayan sejak emas naik dibanding tahun lalu. Pastinya harga tidak bisa diprediksi yang penting semua diuntungkan saat ini,” ujarnya.

Seperti diketahui pada penutupan perdagangan Jumat (31/7/2020) waktu setempat, harga emas spot naik 0,98 persen atau 19,22 poin menjadi US$1.975,86 per troy ounce, setelah bergerak di rentang US$1.955,41 – US$1.983,36.

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan 1 gram emas Antam pada Senin (3/8) berada di Rp 1.028.000, sama dengan harga pada harga Sabtu dan Minggu. Adapun harga pembelian kembali atau buyback emas Antam menjadi Rp 927.000.

Jika ditinjau dari 7 hari lalu (27 Juli 2020), harga emas Antam ini naik Rp 31.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 997.000. Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram).

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas