Home Palu

Parkir Liar di Jalan Basuki Rahmat Ganggu Lalu Lintas

32
PARKIR LIAR - parkir liar yang berada di sisi kanan dan kiri Jalan Basuki Rahmat Kota kerap ganggu lintas. (Foto: Metrosulawesi/ Hakir)

Palu, Metrosulawesi.id – Perbaikan ruas Jalan Basuki Rahmat di Kota Palu baru saja selesai. Badan jalan tersebut tampak lebih luas dari sebelumnya, karena dilakukannya pengaspalan kembali pascarusak di sejumlah titik akibat bencana 2018 silam.

Sayangnya, jelang pekerjaan pengaspalan hampir selesai, sisi kiri dan kanan jalan yang masuk wilayah Kelurahan Birobuli Utara dan Tatura Selatan itu dimanfaat menjadi lahan parkir. Padahal, hampir di sepanjang badan Jalan Basuki Rahmat itu terpasang rambu peringatan Dilarang Parkir.

Bagi pengendara yang sering melintas di salah satu ruas jalan nasional di Kota Palu itu pasti akan akrab dengan pemandangan parkir di sisi kiri dan kanan Jalan Basuki Rahmat Kota Palu.

Bahkan di waktu tertentu, akan berdampak pada gangguan lalu lintas karena terjadi penyempitan jalan akibat kendaraan yang parkir menggunakan badan jalan.

Terkait hal itu, KBO Lantas Polres Palu, IPTU I Made Antera menegaskan bahwa, pihaknya sudah menyampaikan kepada juru parkir yang sekitar Jalan Basuki Rahmat agar merapikan kendaraan yang parkir. Bahkan anggota Satlantas Polres Palu rutin memantau kondisi arus lalu lintas di wilayah itu.

“Kami sudah sampaikan ke juru parkir, tidak ada lagi parkir sirip atau miring di sepanjang Jalan Basuki Rahmat, yang ada parkir lurus dan hanya menggunakan satu lajur. Selain itu dilaksanakan patroli oleh anggota di jam-jam padat kendaraan, terutama di depan Swalayan Grand Hero,” jelas I Made Antera.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Arif Lamakarate mengatakan, untuk penindakan kendaraan yang parkir sembarangan di Jalan Basuki Rahmat, meski sudah terpasang rambu larangan parkir, pihaknya menunggu hasil koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulteng,  sebab jalan itu berstatus jalan nasional.

“Untuk melakukan penindakan menunggu hasil koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulteng, karena itu kewenangan pusat melalui Balai Jalan,” tandasnya.

Reporter: Hakir
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas