Home Palu

Ditemukan Cacing Hati di Hewan Kurban Sapi

117
PENYEMBELIHAN - Tampak penyembelihan hewan kurban sapi di area Kantor Gubernur Sulawesi Tengah Jalan Sam Ratulangi Palu. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Provinsi Sulteng bersama Pemerintah Kota Palu melakukan pengawasan pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1441 H.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Disbunak Provinsi Sulteng, Dandy Alfita, mengungkapkan dari pengawasan tersebut ditemukan beberapa cacing hati di hewan kurban sapi.

“Ada beberapa karena memang hewan kurban sapi tidak dikandangkan dari peternaknya. Dengan ditemukan cacing hati, petugas pemotongan hewan kurban langsung memisahkannya. Petugas tidak membagikan ke warga karena daging kurban harus ASU (aman, sehat, dan utuh) serta halal,” ungkap Dandy kepada Metrosulawesi, Minggu, 2 Agustus 2020.

Dia mengatakan hati sapi yang terdapat cacing selanjutnya dimusnahkan dengan cara dibakar. Sebelum dimusnahkan, petugas mencampurkan cairan empedu dan cairan urin agar tak dikonsumsi masyarakat.

Dikatakan, salah satu penyebab cacing hati di hewan kurban sapi karena makanan yang tidak terkontrol. Hal ini disebabkan sapi yang dilepas bebas mengonsumsi rumput-rumput muda tanpa kontrol peternak.

“Cacing hati asalnya dari rumput-rumput yang muda, yang hijau di lapangan,” ucap Dandy.

Untuk pencegahan, hewan kurban seharusnya diberi obat cacing hati minimal dua minggu sebelum pemotongan. Namun terkadang peternak tidak menyadari keberadaan cacing hati di hewan kurbannya sehingga abai melakukan pengobatan.

Dalam pengawasan, Disbunak Provinsi Sulteng menurunkan 30 petugas dari UPT Veteriner dan 60 petugas dari Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet. Petugas disebar ke delapan kecamatan di Kota Palu.

“Masing-masing kecamatan satu orang koordinator untuk memastikan kelancaran pengawasan,” ucap Dandy.

Dandy menambahkan secara umum proses penyembelihan hewan kurban sampai pendistribusian daging berjalan lancar. Petugas dan warga menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pengawasan pemotongan hewan kurban kami lakukan terakhir hari ini (kemarin),” pungkasnya.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas