Home Banggai Kepulauan

Sidang Pansus Angket BOK Bangkep Periksa 16 Saksi

37
Ketua Pansus Angket DPRD Bangkep, Sadat Anwar Bihalia. (Foto: Ist/ Facebook sab)
  • Tahap Berikutnya Konfrontir dan Penyerahan Hasil Pemeriksaan

Bangkep, Metrosulawesi.id – Sidang Panitia Khsusus (Pansus) DPRD Banggai Kepulauan (Bangkep) terhadap, terkait dugaan pemotongan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), akhirnya selesai digelar, Senin (27/7/2020).

Sidang tersebut diselesaikan, setelah Pansus memeriksa 16 orang saksi terkait diantaranya, 13 Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bangkep, Kadis Kesehatan, Bendahara Dinas Kesehatan Bangkep, serta mantan Kadis Kesehatan.  

Meski demikian, Ketua Pansus Angket BOK DPRD Bangkep, Sadat Anwar Bihalia mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait hasil pemeriksaan yang diperoleh pansus dari semua saksi dimaksud.

“Hasil pemeriksaan pansus ini nantinya akan disampaikan melalui rapat paripurna yang akan digelar secara terbuka. Sehingga teman-teman media bisa melakukan peliputan” jelas Sadat ketika ditemui Metrosulawesi.id.

Dalam penjelasannya, Sadat menyebutkan, setelah tahapan ini, masih ada dua tahapan lagi yang harus dilakukan Pansus, yakni pertemuan konfrontir dan penyerahan hasil pemeriksaan pansus kepada pimpinan DPRD.  

Pada pertemuan itu, kata Sadat, semua saksi terkait akan dihadirkan dalam sebuah pertemuan untuk menguji semua beragam keterangan berbeda yang pernah dikemukakan dalam sidang pansus” urai Sadat.

Dijelaskannya, pertemuan ini nanti dengan sendirinya akan menunjukkan bagaimana semua saksi mempertanggungjawabkan keterangannya. Dari pertemuan itu juga,  Pansus akan lebih jelas melihat benar atau tidaknya dugaan pemotongan BOK.

“Disinilah obyektifitas pansus sangat dibutuhkan untuk menyimpulkan seluruh keterangan yang disampaikan. Dan memang sejak awal saya katakan tidak ada tendensi lain dalam pembentukan pansus ini, selain untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik untuk daerah ini.” ungkap Sadat.

Sehingga, lanjut Sadat,  dirinya rela meminta istrinya untuk mengundurkan dari jabatan Sekretaris Dinas Kesehatan yang diembannya  dalam instansi tersebut. Agar tidak ada lagi semacam dugaan untuk melemahkan kerja pansus ini.

Setelah semua keterangan dikonfrontir, kata Sadat, semua hasil yang diperoleh pansus akan diserahkan ke pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti dalam bentuk rekomendasi kepada Bupati.

“Jika dugaan tersebut terbukti, maka rekomendasi DPRD juga bisa langsung ditujukan ke penyidik untuk ditindaklanjuti ke ranah hukum” tukas Sadat. (*)

Reporter: Rifan Touk

Ayo tulis komentar cerdas