Home Palu

Penanaman Mangrove akan Dilakukan di Kawasan Silebeta

42
RAPAT - Suasana Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Kota Palu di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu, Kamis, 23 Juli 2020. (Foto: Istimewa)
  • Rapat Evaluasi Rehab-Rekon

Palu, Metrosulawesi.id – Mewakili Wali Kota Palu, Sekretaris Daerah kota Palu, H. Asri, SH, memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Kota Palu di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu, Kamis, 23 Juli 2020.

Sejumlah poin dibahas dalam rapat tersebut, diantaranya laporan progres pelaksanaan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi  di kawasan Silae, Lere, Besusu Barat, dan Talise (Silebeta), Hunian Tetap (Huntap), serta pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan.

Dalam rappat tersebut diketahui bahwa pada kawasan Silebeta, pembangunan rehab rekon yang sementara berjalan yaitu elevated road atau jalan layang, coastal protection work (perlindungan pesisir), Jembatan IV, kawasan kuliner, tambatan perahu, dan kebun mangrove.

Ketua Satgas Pelaksana Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Pasca Gempa Bumi dan Tsunami di Sulawesi Tengah, Arie Setiadi Moerwanto mengungkapkan, penanaman mangrove tersebut untuk mewujudkan keinginan para pecinta lingkungan. “Ini jangka panjang, sekitar empat tahun. Jadi mohon bersabar, dan ini melibatkan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, untuk Huntap dilaporkan pada lokasi Kelurahan Tondo lahan yang sudah siap adalah 157,13 hektar dari total kebutuhan 481,63 hektar, namun masih terjadi klaim lahan oleh warga.

Sementara untuk lokasi Huntap di Kelurahan Talise seluas 46,83 hektar, Balaroa seluas 42 hektar, kemudian lokasi Huntap kelurahan Duyu perlu adanya penyelesaian sengketa lahan.

“Kami atas nama Kementerian PUPR mengucapkan terima kasih atas dukungan dari instansi terkait dalan hal rehab rekon sampai dengan selesai nanti,” ungkap Arie.

Sementara itu, Sekkot Asri menyatakan bahwa setiap instansi terkait harus bekerja keras.

“Apalagi waktu pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi tinggal sekitar lima bulan lagi,” katanya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kapolres Palu, AKBP. Moch. Sholeh, Dandim 1306 Donggala, Letkol Inf. Hery Bambang Wahyudi, S.I.P, serta para unsur pimpinan Balai di bawah Kementerian PUPR RI.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas