DI KEJARI PALU - 19 warbin Rutan Palu, yang menerima pembebasan melalui program asimilasi saat usai menjalani pembinaan di Kejari Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Sudirman)
  • Masih Tetap Wajib Lapor, Diharapkan Tidak Mengulangi Perbuatan

Palu, Metrosulawesi.id – Sebanyak 19 warga binaan pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II A Palu, yang beralamat di Jalan Bali, kota Palu, dibebaskan melalui program asimilasi dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Data yang dihimpun Metrosulawesi, ke 19 warga binaan itu, adalah mereka yang pernah tersandung berbagai bentuk kasus pidana. Mereka bebas melalui program asimilasi tentunya setelah memenuhi persyaratan yang ditentukan, salah satuny telah menjalani setengah sisa pidananya.

Sebelum harus pulang bersama sanak keluarganya yang menjeput, ke 19 warga binaan itu, lebih dulu menuai pembinaan di Rutan Palu, yang dilakukan secara virtual oleh pihak rutan bersama pihak Bapas Palu.

Setelah itu, ke 19 warga binaan itu,  bergeser ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu, untuk melaporkan diri. Di Kejari Palu, mereka juga dibekali pembinaan oleh salah satu jaksa.

“Jadi kalian ini bebas karena asimilasi dalam upaya pencegahan penyebaran Covid 19, jadi nanti di rumah saja, tidak boleh keluar kota,” ungkap Hamka SH, mengingatkan para warga binaan yang menerima asimilasi, Jumat 24 Juli 2020.

Ke 19 warga binaan itu, diterangkan adalah mereka yang telah menjalani setengah sisa pidananya. Sehingga kewajiban para warga binaan itu masih ada yakni harus wajib lapor.

“Yang saya harapkan agar kalian tidak mengulangi perbuatan. Kalau mengulangi asimilasi kalian bisa dicabut. Selain itu, harus melaporkan diri seminggu sekali,” tegas Hamka.

Senada dengan itu, Kasipidum Kejari Palu Awaluddin Muhammad SH, juga mengharapkan agar para warga binaan yang mendapatkan pembebasan secara asimilasi bisa kembali diterima dimasyarakat, dengan harapan, menyadari perbuatannya dan tak lagi mengulangi perbuatan sebelumnya.

“Karena bebas Asimilasi, saya harap warga binaan ini, bisa berperan membantu meminimalisir penyebaran virus Covid 19. Dengan tetap di rumah saja, dan tetap mematuhi protokol kesehatan dari Pemerintah,” tandasnya.

Reporter: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas