Home Palu

Untad Bantu Mahasiswa Korban Banjir

50
Prof Mahfudz MP. (Foto: Ist)
  • Rektor Turunkan Dua Tim Pendata

Palu, Metrosulawesi.id – Universitas Tadulako (Untad) menyiapkan bantuan kepada mahasiswa korban banjir di Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng dan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Rektor Untad, Prof Dr Mahfudz MP, sudah menurunkan dua tim untuk melakukan pendataan terhadap mahasiswa Universitas Tadulako yang terdampak bencana banjir pada Rabu, 22 Juli 2020.

Pendataan dilakukan sebagai inisiatif Untad untuk memberikan keringanan/pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Prof Mahfudz mengatakan pendataan dilakukan sebagai respon dari Untad terhadap bencana yang terjadi, baik itu bencana 28 September 2018, pandemi Covid-19, serta yang terbaru, bencana banjir yang melanda wilayah Parigi Moutong dan Masamba.

“Saya berharap kedua tim yang turun dapat bekerja secara maksimal sehingga mahasiswa yang terdampak bencana bisa menerima manfaat dari pendataan yang dilakukan serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku,” ujar Prof Mahfudz.

Dr Ir Sagaf MP. (Foto: Ist)

Sementara itu, Wakil Rektor Untad Bidang Kemahasiswaan, Dr. Ir. Sagaf, MP menerangkan bahwa pendataan dilakukan untuk melihat bagaimana dampak bencana tersebut terhadap mahasiswa Untad.

“Tentu pula untuk berkomunikasi dengan pemerintah setempat, dalam hal ini, Bupati, camat, hingga kepala desa, guna keperluan pemenuhan persyaratan keringanan/pembebasan UKT serta bantuan UKT,” terangnya.

Dia menambahkan lewat pendataan akan dilihat berapa banyak mahasiswa yang masuk ke dalam kluster keringanan/pembebasan UKT, serta berapa yang masuk dalam kluster bantuan UKT.

Selain mendata, tim ini nantinya akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah setempat, khususnya kepala desa, untuk kepentingan pemenuhan persyaratan keringanan/pembebasan UKT serta bantuan UKT tersebut. Adapun kedua tim dibentuk oleh Wakil Rektor Untad Bidang Kemahasiswaan akan bertugas selama lima hari untuk melakukan pendataan di lokasi terdampak bencana sekaligus menjalin komunikasi dengan pemerintah setempat.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas