Home Parigi Moutong

Tiga Rumah Nelayan di Tindaki Rusak Berat

42
Idran. (Foto: Istimewa)

Parimo, Metrosulawesi.id – Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kabupaten Parigi Moutong mendata tiga rumah rusak berat di Perumahan Trans Nelayan Desa Tindaki Kecamatan Parigi Selatan akibat bencana banjir yang melanda baru-baru ini.

“Kami sudah meninjau tiga rumah rusak berat di Perumahan Trans Nelayan Desa Tindaki. Alhamdulillah tim kami Bidang Perumahan telah mendatanya,” kata Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Parimo, Idran kepada Metrosulawesi, Kamis 23 Juli 2020.

Menurut Idran, khusus perumahan trans nelayan di Desa Tindaki merupakan bantuan pemerintah pusat, sehingga perlu dilaporkan ke Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR. 

“Prinsipnya tetap akan kami laporkan ke pusat melalui Dirjen Penyediaan Perumahan PUPR. Sehingga kami berharap ada respons balik dari Kementerian PUPR, sebab estimasi biayanya mencapai sekitar 150 juta per unit,”terangnya.

Idran menambahkan, perlunya penanganan normalisasi sungai dan pemasangan beronjong di Desa Tindaki yang dapat ditangani oleh BPBD dan Dinas PUPRP Parigi Moutong, agar rumah khusus trans nelayan di Desa Tindaki yang berjumlah 47 unit itu aman dari bencana banjir.

“Saya kira perlu dikeroyok bersama, khususnya instansi terkait. Karena jika tidak dilakukan normalisasi secara serius, maka bisa mengancam 47 unit rumah milik nelayan. Untuk itu saya berharap agar dinas terkait juga ikut melakukan normalisasi sungai dan pemasangan bronjong di bantaran Sungai Tindaki itu, agar rumah trans nelayan aman dari bencana banjir,” pungkas Idran.

Reporter: Zulfikar
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas