Home Palu

Dua Kecamatan Mulai Buka Perekaman KTP-el

64
Rosida Thalib. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu,  Rosida Thalib, mengungkapkan, pelayanan perekaman KTP elektronik (KTP-el) di dua kecamatan yakni Palu Barat dan Ulujadi akan diaktifkan kembali.

“Jadi khusus warga di Kecamatan Palu Barat dan Ulujadi yang ingin melakukan perekaman KTP-el dan mengurus kartu keluarga, surat pindah penduduk, akta kelahiran, dan akta kematian, tidak perlu jauh-jauh lagi ke kantor Disdukcapil Palu, karena pelayanan di kantor Kecamatan telah dibuka ulang,” jelas Rosida, saat dihubungi Metro Sulawesi, Rabu, 22 Juli 2020.

Namun kata Rosida, pelayanan di kantor Kecamatan dibuka secara tatap muka, tidak melalui online (whatsaap). Olehnya itu diharapkan bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukanya jangan lupa gunakan masker dan sering-sering cuci tangan atau memakai hand sanitizer.

“Protokol kesehatan tetap diberlakukan, sebab masa pandemi Covid-19 masih belum berakhir, kita harus tetap jaga jarak,” ujarnya.  

Sebelumnya, Rosida, mengatakan, sesuai data per-Juni 2020 Disdukcapil Palu telah mencetak KTP elektronik (KTP-el) sebanyak 6.070 keping blangko.

“Sementara dari Januari hingga Juni, KTP-el yang sudah tercetak sebanyak 30.684, dengan rincian penggatian elemen data, cetak baru, hilang, dan lainnya,” ungkap Rosida, belum lama ini.

Menurutnya, pencetakan KTP-el rata-rata per hari kurang lebih 350 keping blangko, bahkan belum lama ini tercetak 135 blangko. 

“Proses pelayanan kami tetap berjalan seperti biasanya, hanya saja karena di Kota Palu masih dalam masa pandemi Covid-19, maka pelayanan sebagian secara online dan itu sangat mudah,” katanya.

Rosida mengatakan, ketersediaan blangko saat ini masih mencukupi, masih ada sekitar ribuan keping. Bahkan menurut Dirjen Dukcapil bagi daerah yang habis blangko KTP-elnya silahkan datang mengambil.

“Saya selalu berharap atau mengimbau kepada masyarakat agar segera mengurus dokumen kependudukannya sebelum dibutuhkan,” imbuhnya.

Rosida mengatakan, saat ini dokumen kependudukan sudah bisa dicetak menggunakan kertas HVS A4 80 gram.

“Olehnya itu bagi masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan diharapkan menyertakan emailnya, sehingga dokumennya jika diperlukan silahkan lihat di email, kalau perlu cetak sendiri menggunakan HVS,” ujarnya.

Rosida mengatakan, saat ini blangko atau kertas khusus untuk Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, dan dokumen lainnya masih ada di Disdukcapil, namun blangko itu akan dihabiskan. Jika sudah habis tentunya diberlakukan cetak menggunakan kertas HVS.

“Ada 23 pelayanan dokumen kependudukan akan beralih ke kertas HVS, kecuali Kartu Indonesia Anak (KIA) dan KTP-el, itu menggunakan blangko khusus, yang pasti dokumen lainnya itu akan dicetak menggunakan kertas HVS,” katanya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas