Home Palu

Arsitektur Tradisional Sulteng Diseminarkan

42

Palu, Metrosulawesi.id – UPT Taman Budaya dan Museum Provinsi Sulteng menggelar Seminar Arsitektur Tradisional Sulawesi Tengah, Kamis, 23 Juli 2020. Seminar dilakukan secara daring dan dibuka oleh Sekretaris Dinas Dikbud Sulteng, Chwarismy Shindy.

Seminar ini diikuti dari berbagai kalangan, antara lain siswa SMK, mahasiswa, serta komunitas arsitek Sulawesi Tengah. Sedangkan narasumber yang dihadirkan adalah Dosen Untad, Amar Akbar Ali, Fuad Zubaidi, dan Zubair Butudoka.

Sekdis Chawarismy dalam sambutannya mewakili Kepala Dinas Dikbud Sulteng mengatakan, arsitektur tradisional merupakan salah satu aspek kebudayaan daerah yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Di dalam arsitektur tradisional terkandung perpaduan wujud ideal, wujud sosial, dan wujud material suatu kebudayaan.

Karena itu, lanjutnya, sangat perlu arsitektur tradisional diketahui dan dipahami dalam rangka mempertahankan nilai estetika serta kebangsaan.

‘’Seminar secara daring ini menjadi media komunikasi dan sarana untuk mensosialisasikan berbagai informasi tentang arsitektur tradisional Sulteng yang terdapat di Museum Sulteng terhadap masyarakat luas,’’ katanya.

Di Museum Sulteng, arsitektur atau bentuk bangunan tradisional dalam bentuk replika yang menggambarkan arsitektur masyarakat Sulteng yakni Rumah Lebo, Rumah Tambi, dan Sauraja. Sekdis Chwarismy juga mengatakan keberadaan museum menjadi sangat penting  sebagai lembaga pendidikan non formal, yang secara fungsional memiliki peran yang sangat strategis sebagai sumber ilmu pengetahuan dan objek wisata budaya daerah.

Reporter: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas