Home Sulteng

Sistem Terintegrasi Tingkatkan Layanan Lakalantas

32
RAPAT PESRIAPAN - Kepala Cabang Jasa Raharja Sulteng, Suryadi (kiri) bersama pihak Polda, BPJS Kesehatan, dan Rumah Sakit menggelar rapat kesiapan MoU Penanganan Pasca Kecelakaan Lalu Lintas (lakalantas) di Aula Rapat Samsat Palu, Jumat, 17 Juli 2020. (Foto: Dok. JR)
  • JR, Polda, BPJS, dan RS Rapat Persiapan MoU

Palu, Metrosulawesi.id – PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah bersama, Kepolisian Daerah (Polda), BPJS Kesehatan, dan pihak Rumah Sakit menggelar rapat kesiapan MoU Penanganan Pasca Kecelakaan Lalu Lintas (lakalantas) di Aula Rapat Samsat Palu, Jumat, 17 Juli 2020.

Kepala Cabang JR Sulteng, Suryadi, mengungkapkan dengan sistem yang terintegrasi akan meningkatkan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas, khususnya untuk jaminan biaya perawatan.

“Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah menyambut baik kerjasama penanganan korban lakalantas,” ungkap Suryadi.

Sebelumnya, Kanit Operasional dan Humas JR Sulteng, Alwin Bahar, menjelaskan pihaknya bersama Polda akan membentuk sistem terintegrasi antar instansi/institusi yang terkait dalam penanganan korban lakalantas. Rencana ini dibahas saat menerima kunjungan Kasubdit Gakum Polda Sulteng, AKBP A. Zamzami di Kantor Jasa Raharja Sulteng, Senin, 6 Juli 2020.

“Sistem yang akan dibentuk tujuan utamanya untuk mempermudah korban lakalantas mendapat kepastian biaya perawatan,” ungkap Alwin kepada Metrosulawesi, Selasa, 7 Juli 2020.

Dia mengungkapkan selain Jasa Raharja dan Kepolisian, instansi/institusi yang akan terlibat yaitu BPJS Kesehatan dan rumah-rumah sakit. BPJS dilibatkan untuk kepastian perawatan bagi korban lakalantas tunggal. Sementara pihak rumah sakit untuk penanganan perawatan korban.

“Kalau lakalantas yang masuk dalam ruang lingkup penjaminan Jasa Raharja diberikan kepastian biaya perawatan maksimal Rp20 juta,” ungkap Alwin.

Alwin mengatakan sebelumnya Jasa Raharja dan Polda Sulteng sudah melakukan kerjasama dalam penanganan korban lakalantas. Kerjasama dimaksud akan diperkuat dengan melibatkan sejumlah instansi/institusi terkait.

Jasa Raharja Sulteng sendrii telah menjalin kerjasama dengan 22 rumah sakit (RS) di daerah ini. Kerjasama tersebut bertujuan untuk memudahkan pelayanan bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum yang dijamin Undang-Undang (UU) Nomor 33 dan UU Nomor 34 Tahun 1964.

Kerjasama dengan RS terus diperkuat untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Tujuannya agar masyarakat bisa fokus menjalani perawatan tanpa memusingkan biaya perawatan.

Reporter: Michael Simanjuntak

Ayo tulis komentar cerdas