Ansar. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)
  • Kota Palu Setor Data Ahli Waris 1.324 Orang

Palu, Metrosulawesi.id – Kementerian Sosial (Kemensos) menutup penambahan penerima santunan duka korban meninggal dunia akibat gempa, tsunami, dan likuifaksi di Padagimo (Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong) Provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulteng, Ansar, mengungkapkan pencairan santunan duka akan dituntaskan tahap kedua dalam tahun ini. Data ahli waris yang telah masuk ke Dinsos Provinsi Sulteng untuk tahap dua baru Kota Palu dan Parigi Moutong.

“Untuk Kota Palu sudah diverifikasi sebanyak 1.324 jiwa penerima santunan duka ke ahli waris. Kalau Parigi Moutong baru masuk hari ini (kemarin), sesuai SK Bupati sebanyak 43 orang,” ungkap Ansar di Palu, Senin, 20 Juli 2020.

Dinsos Sulteng saat ini tinggal menunggu data ahli waris dari Kabupaten Sigi dan Donggala. Ansar mengaku telah menghubungi pejabat terkait di Sigi dan Donggala agar segera menyetor data ahli waris. Kabupaten/kota diwajibkan menyetor data kembali untuk pembaharuan tahun 2020. Data yang disetor tidak bisa lagi menggunakan pendataan tahun 2019.

Dinsos Sulteng mencatat penerima santunan duka di Sigi sisa 80 orang lebih, sementara di Donggala sekitar 30 orang. Data tersebut sudah ditutup dan tidak bisa lagi penambahan karena sudah diberi waktu cukup lama menyetor berkas-berkas yang diperlukan. Berkas yang diperlukan diantaranya surat keterangan meninggal, foto copy KTP ahli waris, dan keterangan sebagai ahli waris.

Untuk pencairan santunan duka tetap melalui transfer bank yang telah ditunjuk seperti BRI, BNI, dan Mandiri sesuai wilayah masing-masing penerima. Besaran santunan duka sebanyak Rp15 juta.

“Untuk Kota Palu melalui Bank Mandiri, Sigi lewat BNI, kalau Donggala dan Parigi Moutong di BRI,” ujar Ansar.

Ansar menerangkan proses pencairan langsung dari rekening Kemensos ke bank yang telah ditunjuk menyalurkan santunan duka. Kemensos secara kolektif mentransfer ke bank untuk teruskan kepada penerima by name by addres.

Untuk mencairkan santunan duka, ahli waris harus mendatangi bank yang ditunjuk sesuai wilayah masing-masing. Ahli waris wajib membawa identitas diri seperti KTP dan Kartu keluarga.

“Ahli waris nanti tinggal datang ke bank karena sudah ada datanya, terserah langsung mau diambil atau mau ditabungkan. Tapi nanti tetap mau dicek berdasarkan NIK (nomor induk kependudukan). NIK-kan tidak ada yang sama, semua beda-beda, kalau nama mungkin bisa,” ucap Ansar.

Namun demikian, Ansar belum bisa memastikan kapan waktu pencairan karena tergantung verifikasi dan validasi data calon penerima santunan duka. Anggaran santunan duka sendiri berasal dari Kemensos RI. Untuk tahap satu, Kemensos telah mencairkan santunan duka untuk 1.906 jiwa korban bencana di Padagimo.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas