Home Sulteng

2021, Fokus Pemulihan Dampak Covid

43
Kamal Ariansyah. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)
  • Sasar Sektor Ekonomi, Pariwisata, dan Kesehatan

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah merencanakan program pemulihan (rocevery) dampak pandemi Covid-19. Pemulihan dimaksud fokus ke tiga sektor yaitu: ekonomi, pariwisata, dan kesehatan. Tiga sektor tersebut dianggap yang paling terdampak.

“Untuk 2021, memang sudah ada instruksi dari Kementerian Dalam Negeri, bahwa perencanaan kedepan tahapan pemulihan atau recovery,” ungkap Sektretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulteng, Kamal Ariansyah, di Palu, Senin, 20 Juli 2020.

Dia mengatakan sektor ekonomi, pariwisata, dan kesehatan akan diberi perhatian khusus dalam pengalokasian anggaran. Program-program yang sudah jalan dan masih relevan dalam pemulihan dampak Covid di tiga sektor tersebut akan ditingkatkan.

Proyeksi pengalokasian anggaran ke OPD akan dilihat dari nilai pendapatan tahun 2020 dan silpa. Setelahnya, Bappeda akan membuat proyeksi dan melakukan pembahasan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Jadi OPD (organisasi perangkat daerah) yang berdampak akan kita push (dorong), kita rancang, dan kita desain. Kita di Bappeda ini rumus perencanaannya adalah observasi, komunikasi, desain, dan eksekusi. Itu dasar Bappeda, tentu dengan masukan-masukan dari kabupaten/kota, biar sinkron,” ujar Kamal.

Kamal menyebutkan pihaknya selektif dalam mengkomunikasikan program-program yang dimasukkan OPD. Program yang dianggap bagus dan konsisten dalam pelaksanaan tetap akan dipertahankan.

“Yang pasti tujuan akhirnya kemiskinan harus menurun, kita akan usahakan itu,” ucap dia.

Dikatakan, program pemulihan dampak Covid harus disinkronkan antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dengan RPJM Daerah. Dari penjabaran RPJMN dan RPJMD, dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan RKP Daerah.

“Baru nanti antara pemerintah kabupaten/kota harus sejalan dengan provinsi, jangan nanti tanpa konsultasi, harus dibahas dulu,” tutur Kamal.

Namun demikian, apabila pandemi Covid-19 masih berlanjut sampai 2021, telah disiapkan skema penggunaan anggaran. Salah satu skema dimaksud akan kembali melakukan refocusing anggaran.

“Kita berdoa mudah-mudahan pandemi Covid ini tidak berlanjut sampai 2021,” pungkas Kamal.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas