Home Hukum & Kriminal

Pelaku Pembantaian Ibu dan Dua Anak di Desa Sienjo Ditangkap

79
MS alias Asse pelaku penganiayaan sadis di Desa Sienjo, Kecamatan Torinbulu, Parimo, diamankan petugas di Polres Parimo. (Foto: Ist/ Humas Polres Parimo)
  • Bersembunyi di Rumah Keluarga, Nyaris Diamluk Massa

Parimo, Metrosulawesi.id – Jajaran Satreskrim Polres Parigi Moutong (Parimo) berhasil  menangkap pelaku penganiayaan sadis terhadap istri dan kedua anak Wajdi, warga Dusun Belang-Belang, Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu, Kabupsten Parimo, Jumat (17/07/2020) malam.

Pelaku diketahui berinisial AS alias Asse, diringkus petugas kurang dari 30 jam usai melakukan aksinya terhadap korban. Pelaku usai membantai Nisma Anas dan kedua anaknya Rara dan Imam Maulana, bersembunyi di rumah salah satu keluarga di Desa Toribulu—tepatnya di kompleks pasar Toribulu.

Kapolres Parimo, AKBP Zulham Effendi Lusbis, dalam keterangannya melalui grup whatsapp, Minggu (19/07/2020), menyebutkan, pelaku diringkus petugas Sabtu (18/07/2020) malam sekitar pukul 23.30 Wita.

‘’Alhamdulillah, pelakunya sudah kami amankan. Petugas menangkapnya di salah satu rumah keluarga di kompleks pasar,’’ jelas Zulham Effendi.

Diungkapkan kapolres, saat petugas mengiring pelaku. Sejumlah warga berusaha melampiaskan kemarahannya kepada pelaku.

Petugas Satreskrim Polres Parimo mengamankan pelau dari amukan massa. (Foto: Ist/ Humas Polres Parimo)

‘’Beruntung pelaku cepat diamankan dan dilarikan dari massa yang marah,’’ urai kapolres sembari menambahkan, petugas yang mengamankan pelaku sempat mendapat pukulan dari warga yang mencoba menyerang pelaku.

Kini pelaku ditahan di rumah tahanan Polres Parimo. Petugas penyidik masih melakukan pendalaman pemeriksaan terhadap pelaku.

‘’Tunggu Senin (20/07/2020) saya beri keterangan apa motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap para korban. Saat ini petugas masih memeriksa pelaku,’’ papar Zulham Effendi.  

Diberitakan sebelumnya,  Wajdi saat tiba di rumahnya usai pulang dari salat magrib, Jumat malam sekitar pukul 19.00 Wita, kaget melihat istrinya Nisma Anas berlumuruan darah dengan lupa di bagian perut. Tidak itu saja, saat diainya masuk ke dalam rumah, didapi anak bungsunya Imam Maulana (10) tergeletak bersimbah darah luka parah di bagian leher.

Sementara kakak Imam Maulana, Rara tidak berada di dalam rumah. Diktehui rara dengan luka parah berhasil melarikan diri ke rumah tetangga. Ketiga korban, Nasma beserta kedua anaknya Rara dan Imam Maulana dilarikan ke RSUD Anuntaloka Parigi.

Rara bersama adiknya Imam Maulana menghembuskan napas terakhirnya saat diperjalanan menuju rumah sakit. Sedang ibunya, Nasma Anas, kini menjalani perawatan intensi di ruang ICU RSUD Anuntaloka. (*)

Reporter: Zulfikar

Ayo tulis komentar cerdas