Home Donggala

Pansus Minta Kembalikan Kerugian Negara

37
Moh Taufik. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • Temuan BPK Sulteng

Donggala, Metrosulawesi.id – Meski telah memperoleh penilaan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK Sulawesi Tengah, DPRD melalui Pansus yang diketuai Moh Taufik masih melaksanakan proses tindak lanjut temuan BPK tahun 2019, dan saat sekarang telah telah memasuki minggu kedua.

“Saat ini proses pansus temuan BPK 2019 masih berjalan, berkaitan dengan temuan pekerjaan di beberapa OPD pihak ketiga harus mengembalikan kerugian daerah,” kata Taufik di kantornya, Jumat (17/7/2020).

Selain persoalan temuan, pengendalian internal di OPD penting juga diperbaiki, dan pemenuhan target pendapatan juga menjadi catatan penting di pansus temuan LHP BPK 2019.

“Berkenaan dengan pendapatan perlu ada peningkatan, menyangkut ada beberapa proses administrasi yang keliru di setiap OPD perlu diperbaiki, untuk temuan di OPD seperti SPAM, rumah sakit Pratama Tambu, kami meminta pihak ketiga harus kembalikan kerugian negara selama 60 hari, kami tidak menerima dikatakan sudah lunas, kalau tidak ada bukti slip setoran, kalau ada yang ada mengembalikan sebahgian tidak apa, itikad baik, minimal setengah dari temuan,” sebutnya.

Disinggung kehadiran Plt Inspektorat DB Lubis pada pansus temuan LHP BPK, Taufik mengapresasinya hanya saja, Upik sapaan akrabnya meminta atau membedakan porsi atau masalah yang dibahas.

“Jika ada yang gatal harus digaruk pada tempat yang gatal, di pansus kita tidak bicara pilkades, di pansus kita membahas temuan BPK 2019, jadi kami bersyukur DB Lubis akhirnya hadir,” tuturnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas