Home Politik

Harus Kreatif Agar Target 77,5 Persen Partisipasi Pemilih Tercapai

40
RAKOR - KPU Sulawesi Tengah menggelar rapat koordinasi di Hotel Santika Palu, dibuka Rabu 15 Juli 2020-Jumat 17 Juli 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Syamsu Rizal)

Palu, Metrosulawesi.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah menggelar rapat koordinasi membahas strategi sosialisasi dan peningkatan partisipasi masyarakat pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota tahun 2020 di masa pandemi Covid-19. Rakor dilaksanakan di Hotel Santika Palu, Rabu 15 Juli 2020 sampai Jumat 17 Juli 2020.

Ketua KPU Sulawesi Tengah Tanwir Lamaming mengatakan, penyelenggara harus lebih kreatif dalam mensosialisasikan pemilihan serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19. Disamping metode spanduk dan baliho yang sudah umum dilakukan, penyelenggara juga harus melihat media sosialisasi lainnya agar target partisipasi pemilih di Sulteng yakni 77,5 persen dapat tercapai.

“Keberhasilan sosialiasi tergantung pada kreatifitas, tentu saja metode sosialisasi masing-masing daerah berbeda,” kata Tanwir Lamaming pada acara pembukaan rakor.

Kepada KPU kabupaten kota, Tanwir juga mengingatkan agar selalu menerapkan protokol kesehatan pada setiap sosialisasi.

“Kita belum tahu sampai kapan pandemi Covid-19 berakhir. Tapi kita harus optimis, ” katanya.

Anggota KPU Sulteng, Samsul Y Gafur mengemukakan, di masa pandemi Covid-19 ini, ada batasan jumlah orang yang bisa dikumpulkan untuk kegiatan sosialisasi. Karena itu, bisa saja dilakukan secara berulang-ulang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dia mengatakan, salah satu metode sosialisasi yang efektif di masa pandemi ini adalah melalui media sosial. Sebab, frekuensi masyarakat menggunakan ponsel dan mengakses medsos lebih banyak. Tapi, lanjutnya yang terpenting adalah desain sosialisasi melalui medos.

“Perlu juga pelibatan stakeholder dalam sosialisasi ini. Libatkan tokoh agama,” jelas Samsul Y Gafur.

Anggota KPU Sulteng, Sahran Raden mengingatkan kepada seluruh jajaran penyelenggara agar bekerja secara profesional, berintegritas dan menjaga kemandirian lembaga.

“Harus bisa meyakinkan masyarakat bahwa kita bekerja secara profesional, berintegritas, mandiri, dan memberikan perlindungan terhadap hak pilih bagi warga negara,” ujarnya.

Rakor dihadiri komisioner divisi sosialisasi dan partisipasi masyarakat KPU kabupaten kota se Sulteng, bagian sekretariat serta operator. Selama tiga hari membahas strategi sosialisasi di masa pandemi Covid-19. Rakor tatap muka ini menerapkan protokol kesehatan.

Reporter: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas