Home Palu

Sakit, Wali Kota Batal Terima Pansus Padagimo

64
BATALKAN PERTEMUAN - Pansus Padagimo DPRD Sulteng, saat bersiap berangkat ke kantor Wali Kota Palu, Selasa 14 Juli 2020. Agendanya akan menemui Wali Kota, Hidayat. Namun batal karena wali kota tiba-tiba sakit. (Foto: Metrosulawesi/ Elwin Kandabu)

Palu, Metrosulawesi.id – Panitia Khusus Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong (Pansus Padagimo) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), terpaksa membatalkan pertemuan dengan Wali Kota Palu untuk membahas penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam 28 September 2018, karena Wali Kota Palu, Hidayat tiba-tiba informasinya sakit 15 menit jelang pertemuan.

Informasi yang disampaikan bagian persidangan DPRD Provinsi Sulteng ke Pansus Padagimo, pada pukul 13.00 Wita pihak kantor wali kota saat dikonfirmasi staf DPRD Sulteng mengiyakan wali kota akan menerima Pansus. Setengah jam kemudian, dikonfirmasi kembali masih dengan jawaban sama wali kota yang akan menerima.

Setelah anggota Pansus bersiap berangkat menuju kantor wali kota 15 menit sebelum jam 14.00 Wita, pihak kantor walikota mengkonfirmasi bahwa Wali kota tidak bisa menerima kunjungan Pansus karena kondisinya tidak sehat.

Mendapat informasi tersebut, bagian Persidangan DPRD Sulteng langsung menyampaikan kepada Pansus Padagimo yang saat itu sudah bersiap berangkat. Karena wali kota tidak bisa menerima, Ketua Pansus Padagimo Budi Luhur Larengi memutuskan untuk menunda pertemuan dengan Wali Kota Palu, Hidayat.

Pertemuan yang sudah diagendakan di Kantor Wali Kota Palu jam 14.00, Selasa 14 Juli 2020 terpaksa itu dibatalkan, sebab Pansus beranggapan perlu bertemu langsung wali kota selaku pengambil kebijakan.

“Kami sudah bersiap berangkat, seluruh anggota Pansus sudah kumpul. Tiba-tiba ada konfirmasi dari pihak wali kota, bahwa wali kota sakit, terpaksa pertemuan dibatalkan untuk diagendakan lagi,” ujar Ketua Pansus Padagimo, Budi Luhur Larengi kepada sejumlah media.

Pertemuan dengan Wali Kota Palu dianggap penting karena berkaitan dengan kebijakan pemerintah Kota Palu terkait bencana, khususnya permasalahan yang ada di Kelurahan Petobo.

“Kita doakan supaya pak wali kota cepat sembuh, agar pemerintahan berjalan dengan lancar khususnya penanganan bencana . Pansus perlu bertemu langsung dengan wali kota untuk mendengar hambatan yang dialami Kota Palu, supaya Pansus dapat memberikan solusi atas masalah tersebut,” ujar Budi Luhur.

Politisi Golkar itu menegaskan, Pansus Padagimo tidak mengintervensi pemerintah daerah dalam menanangi bencana, justru Pansus ingin memberikan solusi.

“Kota Palu merupakan daerah terparah, jadi kami pelu mengetahui hambatan dan duduk bersama memecahkan hambatan itu,” kata Budi Luhur.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Pemkot Palu, Goenawan membenarkan kondisi Wali Kota Palu dalam keadaan tidak sehat. Sehingga tidak bisa menerima langsung Pansus Padagimo DPRD Sulteng.

Reporter: Elwin Kandabu, Yusuf Bj
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas