Home Sulteng

Pangdam Apresiasi Langkah Gubernur Atasi Covid

39
TERIMA PANGDAM - Gubernur Sulteng H Longki Djanggola (kiri) menerima kunjungan Pangdam (Panglima Kodam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang (kanan) di ruang kerjanya, Selasa 14 Juli 2020. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)
  • Ikut Operasi Tinombala, TNI Tunggu Persetujuan Panglima

Palu, Metrosulawesi.id – Keterlibatan TNI dalam operasi Tinombala telah diusulkan ke Panglima TNI untuk mendapatkan persetujuan. Hal itu dikatakan Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang dalam pertemuan dengan Gubernur Sulteng H Longki Djanggola, Selasa 14 Juli 2020.

Sesuai siaran pers Biro Humas dan Protokol, Setdaprov Sulteng, yang diterima Metrosulawesi, Gubernur Longki menyampaikan harapannya kepda Pangdam XIII/Merdeka dapat memberikan dukungan terkait Operasi Tinombala.

‘’Terkait kewilayahan teritorial, saat ini pihak Polda Sulteng sudah meminta dukungan kepada TNI yang selanjutnya telah diusulkan kepada Panglima TNI untuk persetujuan Operasi Tinombala,’’ kata Panglima menanggapi permintaan gubernur.

Pertemuan Panglima dengan Gubernur Sulteng juga menyinggung tentang rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana 28 September 2018, penanganan Covid-19 serta bencana banjir sebagai dampak dari cuaca ekstrem belakangan ini.

Gubernur mengatakan, pascabencana 28 September 2018 Sulawesi Tengah saat ini sudah memasuki masa rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Kami memohon dukungan kepada Panglima karena secara ex officio Pak Danrem132/Tadulako adalah Ketua Rehab Rekon untuk penanganan pasca bencana atas penunjukan langsung Kepala BNPB,” sebut gubernur.

Khusus penanganan Covid-19 di Sulawesi Tengah, Gubernur mengatakan, per tanggal 13 Juli 2020 terdapat 193 terkonfirmasi positif Covid-19 dan sembuh 166 dengan persentase 86 persen, dan meninggal 6 orang.

“Alhamdulillah, kami Pemerintah Sulawesi Tengah merupakan salah satu provinsi dari lima provinsi secara nasional tingkat penyembuhan yang tinggi yaitu di atas 85 persen,” kata Gubernur Longki.

Capaian itu, menurut Gubernur atas kerja sama semua pihak terutama unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah.

Gubernur juga menyampaikan kiat-kiat penanganan Covid-19 di Sulawesi Tengah, seperti menutup bandara di Sulteng selama satu bulan, kemudian saat bandara dibuka secara nasional, memberlakukan pembatasan keluar masuk kendaraan/orang di setiap perbatasan serta kebijakan pembelian alat PCR.

“Sekarang tantangan kita, bagaimana masyarakat mau secara sadar untuk langsung menggunakan masker, sering mencuci tangan, jaga jarak dan sebagainya,” harapnya di New Normal agar Sulteng menuju zona hijau.

Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang mengapresiasi langkah-langkah yang ditempuh Gubernur Sulawesi Tengah dengan Gugus Tugas Covid-19 Sulteng. Dia akan menerapkan langkah-langkah tersebut di Wilayah Kodam XIII/Merdeka.

Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang berada di Sulteng dalam rangka kunjungan kerja sekaligus ingin mengetahui situasi dan kondisi di Sulteng yang masuk di Wilayah Kodam XIII/Merdeka.

“Kodam XIII/Merdeka meliputi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah,” ucap pria asal Sumatera Utara serta lulusan Akmil 1987.

Pertemuan itu juga dihadiri Wagub Sulteng H Rusli Dg Palabbi, Forkopimda Sulteng, para asisten, Kalak BPBD Provinsi Sulteng, dan Plt. Kadis Kesehatan Sulteng. (*)

Reporter: Syahril Hantono
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas