Home Sigi

TNI/Polri Membantu Bersihkan RS Tora Belo

84
KERJA BHAKTI - Anggota TNI/Polri dan pegawai di RS Tora Belo kerja bhakti membersihkan sejumlah ruangan perawatan yang sempat tergenang banjir, Jumat 10 Juli 2020. (Foto: Istimewa)

Sigi, Metrosulawesi.id – Pascabanjir yang menggenangi Rumah Sakit (RS) Tora Belo Kamis, 9 Juli 2020 malam menyisahkan lumpur di halaman maupun di sejumlah gedung RS. Sejumlah pegawai RS dibantu anggota TNI-Polri diarahkan untuk membersihkan fasilitas dari lumpur.

“Untuk hari ini (kemarin) kami masih belum lakukan pelayanan, karena para petugas masih membersihkan lumpur,” kata Direktur RS Tora Belo, dr Graf kepada sejumlah wartawan, Jumat, 10 Juli 2020.

Pantauan Metrosulawesi, Jumat, 10 Juli 2020 terlihat para petugas RS dibantu TNI-Polri membersihkan gedung serta mengeluarkan peralatan medis yang terendam lumpur untuk dibersihkan.

Kata dr Graf, saat ini para pasien di RS Tora Belo masih menjalani perawatan seperti biasa. Tidak ada ruangan pasien yang mengalami kerusakan yang serius.

“Pasien yang harus dirujuk memang ada karena memang sudah sesuai dengan prosedur untuk menjalani operasi. Kami rujuk di RS di Kota Palu untuk mendapatkan perawatan seperti biasa,” katanya.

Genangan air di sejumlah ruangan itu menyisakan lumpur. (Foto: Istimewa)

Untuk kerugian materil, ia mengatakan hanya kerusakan pagar sepanjang 30 meter yang jebol akibat banjir.

“Pagar saja sepanjang 30 meter sekitaran 50 jutaan untuk kerugiannya,” jelasnya.

Sementara itu Kapolres Sigi, AKBP Andi Batara Purwacaraka mengatakan pihaknya saat ini sudah mengerahkan anggotanya untuk membantu pembersihan di RS.

“Puluhan personel Polres Sigi sudah saya turunkan sejak malam untuk memastikan kondisi yang kondusif dan membantu proses pembersihan di rumah sakit,” tuturnya.

Sementara itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu, Sulawesi Tengah setelah meninjau langsung lokasi banjir segera melakukan penanganan agar tidak terjadi luapan banjir susulan yang dapat melanda Rumah Sakit Umum Daerah Torabelo (RSUD) Torabelo, Kabupaten Sigi.

“Kita akan membuka jalur air sungai yang baru mulai Jumat (10/7) ini agar lebih terarah dan tidak lagi arahnya menabrak langsung bangunan rumah sakit itu,” kata Kepala BWS Sulawesi III Feriyanto Pawenrunsi di Sigi, seperti dikutip dari Antara, Jumat 10 Juli 2020.

Feriyanto pada Kamis (9/7) malam meninjau (RSUD) Torabelo Kabupaten Sigi yang dilanda banjir itu.

Ia tidak menjelaskan apa penyebab meluapnya sungai tersebut, kecuali mengatakan hasil survei yang dilakukan BWS aliran sungai tersebut seharusnya melewati jalur yang tidak mengarah ke rumah sakit umum milik Pemerintah Kabupaten Sigi itu.

Sebelumnya, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (9/7) mengakibatkan sungai tersebut meluap hingga merendam RSUD Torabelo Sigi.

Akibat peristiwa luapan banjir tersebut, pelayanan RSUD tersebut terhambat, sehingga sejumlah pasien dievakuasi ke ruangan lain di RSUD itu.

Selain itu, ada pasien yang kembali ke rumah masing-masing, serta sebagian lagi dirujuk ke rumah sakit lain di daerah tetangga, yakni di Kota Palu.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas