Home Palu

SMPN 15 Palu Masih Butuh 200 Siswa Baru

74
Abdul Rasyid. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala SMP Negeri 15 Palu, Abdul Rasyid, mengatakan, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini, sekolahnya masih minim siswa baru sekitar 200 orang.

“Sebenarnya kuota kita ada 11 kelas, tetapi saat pendaftaran kemarin, ternyata hanya 106 yang mendaftar. Kami masih membutuhkan siswa sekitar 200 orang lagi, untuk mencukup kuota kelas yang tersedia,” jelas Rasyid, saat dihubungi Metro Sulawesi, Jumat, 10 Juli 2020.

Namun kata Rasyid, pada pertemuan finalisasi kemarin, Disdikbud Palu sampaikan bahwa akan ada lemparan atau pergeseran siswa dari sekolah-sekolah yang kelebihan pendaftar, untuk dialihkan ke SMPN 15 Palu sesuai dengan zona peserta didiknya. Hal ini salah satu cara menambah jumlah siswa yang masih kurang di sekolahnya.

“Jadi saat ini penerimaan siswa baru masih terus berproses, semoga kuota kami dapat tercukupi,” ungkapnya.

Rasyid mengatakan, saat ini pihaknya masih dalam tahapan pendaftaran kembali, tetapi tidak menutup kemungkinan menerima peserta didik lain serta tetap memperhatikan zonasi.

“Jika misalnya masih ada peserta didik yang belum tertampung di sekolah lain, dan sesuai zona di wilayah kami, maka tentunya siswa itu kami akan coba terima kembali, karena memang banyak sekali kekurangannya,” ujarnya.

Menurut Rasyid, kekurangan siswa baru ini bukan hanya terjadi di sekolahnya, tetapi sekolah-sekolah lain juga seperti itu.

“Disdikbud Palu juga sudah membuat teknik untuk menggeser atau meluluskan peserta didik yang mendaftar tidak sesuai zona, untuk disorong ke sekolah lain sesuai zonanya. Jadi misalnya ada siswa mendaftar di SMPN 1 Palu tetapi tidak sesuai zona, namun masuk di zona kami, kami akan tampung,” katanya.

Rasyid mengaku masih menunggu “bola lemparan” dari sekolah lain, agar jumlah peserta didik baru dapat tercukupi sesuai kuota yang telah ditetapkan.

“PPDB di SMPN 15 Palu dibuka secara online maupun offline, namun yang paling banyak mendaftar secara offline, dengan mengikuti aturan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh sekolah,” ujarnya.

Rasyid sangat berharap jumlah siswa baru dapat bertambah, sebab akan berimbas kepada jam mengajar guru. Olehnya itu, dia mengimbau jika masih ada peserta didik belum tertampung di sekolah lain, atau biasanya dari luar daerah karena perpindahan orang tua, SMPN 15 Palu masih tetap membuka peluang calon peserta didik baru.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas