Home Palu

Sapi Kurban Presiden di Palu 950 Kg

Semuel Pongsapan. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)
  • Dibeli Rp60 Juta dari Peternak Desa Mukti

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Peternakan dan Penyuluhan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Provinsi Sulteng, Semuel, mengungkapkan Presiden Joko Widodo melalui pihak Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) RI telah membeli sapi kurban dengan berat Rp950 kg.

Sapi tersebut akan dikurban untuk masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, dalam rangka Hari Raya Idul Adha pada 31 Juli mendatang. Sapi dengan berat hampir mencapai satu ton tersebut dibeli dengan harga Rp60 juta dari peternak atas nama Paijan, beralamat di Desa Karya Mukti, Kabupaten Donggala.

“Kemarin kami terima informasi sapi kurban Presiden di Palu dibeli dari pak Paijan,” ungkap Semuel kepada Metrosulawesi, Jumat, 10 Juli 2020.

Dia menjelaskan, sebelumnya ada tiga peternak di Sulteng yang menawarkan sapi kurban untuk Presiden. Peternak dimaksud atas nama Hasanudin, beralamat di Nunu, Kota Palu, yang menawarkan sapi jenis Peranakan Ongole (PO) berat 752 kg dengan harga Rp65 juta.

Peternak berikutnya atas nama Lila Setiawan, menawarkan sapi jenis yang sama berat 810 kg dengan harga Rp60 juta. Terakhir Paijan, yang menawarkan sapi jenis brahman berat 950 kg dengan harga Rp65 juta.

“Jadi setelah melalui penawaran, pak Paijan dipilih dengan harga deal menjadi Rp60 juta,” jelas Semuel.

Pihak Setneg sebelumnya telah mengirimkan kriteria sapi yang akan dikurbankan Presiden untuk masyarakat Kota Palu. Salah satu kriteria dimaksud minimal berat sapi harus 800 kg dan sehat.

Disbunak dikatakan hanya menfasilitasi komunikasi peternak dengan pihak Setneg. Itu karena sistem yang berlaku saat ini harus melalui penawaran disebabkan pihak Setneg tidak bisa datang ke Palu dampak pandemi virus corona.

“Kami hanya membantu peternak mengirim penawarannya ke mereka (Setneg RI),” ucap Semuel.

Sapi yang dibeli Presiden telah diperiksa secara ketat melalui pengambilan sampel darah dan kotoran. Sampel tersebut dikirimkan ke Balai Kesehatan Hewan Makassar. Apabila tidak ada perubahan, sapi kurban Presiden akan disembelih di salah satu masjid di seputaran Jalan Veteran Palu.

“Informasi yang kami terima jadwal pemotongan sapi kurban Presiden tanggal 1 Agustus,” pungkas Semuel.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas