Home Hukum & Kriminal

Nasir Tula Terbukti Menghina Walikota Palu

84
TEMUI WALIKOTA - Moh. Nasir Tula, saat menemui Walikota Palu, di kantor Kejati Sulteng belum lama ini, atau beberapa hari menjelang Jadwal sidang putusannya dibacakan. (Foto: Metrosulawesi/ Sudirman)
  • Hakim Ganjar Hukuman Pidana 10 Bulan Penjara

Palu, Metrosulawesi.id – Dipidana selama 10 bulan penjara, itulah hukuman yang dijatuhkan majelis hakim kepada terdakwa Moh Nasir Tula, yang dibacakan dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Klas IA/PHI/Tipikor Palu, Kamis, 9 Juli 2020 kemarin.

Ketua majelis hakim yang memimpin persidangan Hj Aisa H Mahmud SH MH, dalam amar putusannya menyatakan kalau perbuatan terdakwa Moh Nasir Tula, yang menghina Walikota Palu Drs Hidayat Msi lewat akun facebook pribadinya pasca bencana alam tahun 2018 silam, telah terbukti.

“Terdakwa Moh Nasir Tula telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan  dan atau pencemaran nama baik,” ungkap ketua majelis hakim Aisa H Mahmud, membacakan amara putusan terdakwa Moh Nasir Tula.

Perbuatan terdakwa, Moh Nasir Tula, berdasarkan putusan majelis hakim terbukti melanggar ketentuan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 45 Ayat (3) Jo Pasal 27 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016  tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Selain hukuman pidana badan 10 bulan penjara, terdakwa juga dihukum untuk membayar pidana denda sebesar Rp 10 juta, subsider 2 bulan kurungan.

“Pertimbangan memberatkan perbuatan terdakwa menyebabkan nama korban dan keluarga menjadi tercemar dan merasa malu serta kepercayaan masyarakat terhadap korban menjadi berkurang sebagai Walikota Palu,” tegas Aisa H Mahmud.

Usai membacakan putusan, Aisa H.Mahmud memberikan waktu 7 hari kepada terdakwa untuk menyatakan sikap menerima  atau mengajukan upaya hukum lain. Hukuman majelis hakim yang diganjarkan kepada terdakwa Nasir Tulla, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya terdakwa dituntut dengan pidana 1 tahun dan 6 bulan penjara.

Reporter: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas