Home Buol

Rencana Masjid Raya Buol Diresmikan Oktober

80
HAMPIR RAMPUNG - Pekerjaan pembangunan Masjid Raya Buol untuk tahap enam tahun 2020 sudah mencapai 65 persen. (Foto: Istimewa)

Buol, Metrosulawesi.id – Masjid Raya Buol direncanakan diresmikan penggunaanya pada Oktober 2020 atau bertepatan HUT ke-20 Daerah Kabupaten Buol. Saat ini, realisasi pekerjaan Masjid Raya Buol untuk tahap enam tahun 2020 sudah mencapai 65 persen.

Konsultant Pengawas Anton Wardhana mengatakan, secara teknis pekerjaan lanjutan  Masjid Raya Buol tahap ke enam semuanya dilaksanakan sesuai perencanaan yang matang. Meskipun ada sedikit perubahan pada  bagian konstruksi bangunan tersebut, seperti halnya soal pemasangan kubah.

Dari aspek perencanaan awal, pemasangan kubah masjid tersebut  ketinggiannya hanya 2 meter. Setelah dilakukan rancangan pemasangan konstruksi kubah tersebut, ternyata ketinggiannya kurang memenuhi syarat, terutama  pemandangan penglihatan  dari empat sisi kanan  jalan di sekitar masjid tersebut.

“Agar lebih  tampak penglihatan maka dilakukan perubahan dengan cara menambah ketiggian dasar kedudukan kubah itu menjadi 4 meter. Sehingga dengan adanya perubahan tersebut, maka ketiggian kubah itu sudah lebih tampak kelihatan dan serasi dengan konstruksi bangunan induknya,” jelas Anton Wardhana kepada Metro Sulawesi, Rabu ( 8/7/2020) di ruang kerjanya.

Dikatakan, secara umum, pekerjaan lanjutan Masjid Raya Buol tahap ke enam yang dilaksanakan PT. Kilongan Construksindo dengan nilai pagu anggaran sekitar Rp 20 miliar yang bersumber dari APBD Buol itu, saat ini sudah hampir rampung, terutama pemasangan keramik pada ruang bagian dalam lantai 1, termasuk pemasangan plafond, pengecetan dinding, serta pemasangan instalasi listrik juga semuanya sudah rampung.

Sedang pekerjaan pada bagian luar, seperti pekerjaan pemasangan kubah serta bangunan menara yang terletak pada empat sudut bangunan, saat ini juga  masih sementara dikerjakan, termasuk salah satunya  menara lainnya  yang terpisah dari bangunan induk mesjid tersebut. Ditargetkan, pekerjaan itu akan bisa diselesaikan sesuai batas waktu  kontrak akhir bulan Desember 2020.

“Meski begitu, kita tetap akan upayakan pekerjaan itu akan selesai pada bulan Oktober 2020. Karena sesuai rencana, bangunan masjid itu akan segera diresmikan tepat peringatan HUT-20 daerah Kabupaten Buol tahun ini”, ujar Anton.

Selain itu, lanjut Anton, untuk diketahui, arsitekur bangunan mesjid raya tersebut,ciri khasnya adalah arsitektur Buol dan terdiri dari dua lantai. Lantai dasar dengan luas ruangan 40x 40 meter persegi itu, nantinya akan digunakan untuk kegiatan keagamaan, pengajian maupun kegiatan pertemuan lainnya. Sedang lantai dua, digunakan sebagai tempat untuk beribadah salat. Mudah-mudahan bangunan mesjid raya tersebut, secara umum akan menjadi kebanggaan masyarakat buol, ujar Anton.

Reporter: Suleman
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas