Home Palu

Kinerja Pemkot Soal Huntap Dinilai Tepat

65
PIMPIN RAKOR - Wali Kota Palu, Drs Hidayat M.Si memimpin langsung jalannya rapat koordinasi terkait penyelesaian permasalahan lahan rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) I, II, III, dan IV, Rabu, 8 Juli 2020. (Foto: Humaspemkot)
  • SKPT Keluar di Atas Lahan Bebas Bukan Eks HGB
  • Kejati: Lokasi Huntap Tidak Masuk Klaim Warga
  • Dandim: Jika Sesuai Aturan, Tidak Ada yang Berani Menggugat
  • Kajari: Kami Dukung Selama Sesuai Aturan Hukum

Palu, Metrosulawesi.id – Wali Kota Palu, Drs Hidayat M.Si memimpin langsung jalannya rapat koordinasi terkait penyelesaian permasalahan lahan rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) I, II, III, dan IV, Rabu, 08 Juli 2020.

Rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang pertemuan bantaya kantor wali kota Palu tersebut dihadiri langsung sejumlah pejabat Forkopimda lingkup kota Palu dan Sulawesi Tengah, diantaranya Kapolres Palu, AKBP Moch Soleh, Dandim 1306 Donggala, Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi S.Ip, Asdatun Kejati Sulteng sekaligus sebagai Jaksa Pengacara Negara Pelaksanaan Pembangunan Huntap Palu, Ferizal SH, Kejari Palu, Sucipto SH MH.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Palu, Drs Hidayat M.Si menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan menyamakan persepsi seperti pada Huntap 1 di Tondo, Huntap 2 di belakang Polda, Huntap 3 di lokasi STQ, Huntap 4 di Duyu dan huntap 5 di Balaroa.

Untuk Huntap 1 sampai Huntap 4 merupakan lahan eks HGB yang sudah berakhir masa HGB-nya sejak 2019 lalu dan luasnya sekitar 481 hektar yang ditetapkan untuk pembangunan Huntap.

“Upaya percepatan pun segera dilaksanakan karena dari pihak Buddha Tzu Chi sudah sangat mendesak segera dibangun. Awalnya Huntap tersebut lokasinya di Lombok, lalu digeser atau dipindahkan pembangunannya ke wilayah Kota Palu,” ujar Wali kota.

Selain itu, Wali Kota Hidayat juga menyampaikan bahwa SKPT boleh dikeluarkan di lahan yang bebas dan bukan eks HGB, namun herannya yang dikeluarkan di lahan eks HGB, sehingga perlunya penyamaan persepsi dalam hal ini.

“Saya sangat bersyukur kita semua yang hadir sependapat dan satu bahasa. Dan kita semua bersatu pasti kita bisa selesaikan dengan baik. Apalagi progres pembangunan Huntap rehab rekon difokuskan tuntas di 2020 ini dan di 2021 lebih difokuskan lagi kepada rehab rekon penguatan ekonomi,” jelasnya

Sementara itu, Asdatun Kejati Sulteng, Ferizal SH menyampaikan bahwa lokasi yang sudah ditetapkan Huntap, data dan fakta di lapangan sesuai dengan peta pada lokasi pembangunan Huntap itu tidak masuk pada lokasi yang di klaim oleh masyarakat dan apa yang sudah ditetapkan untuk pembangunan Huntap tidak sama sekali bersinggungan dengan masyarakat.

Jadi Wali Kota Palu, kata Ferizal, punya kewenangan untuk mencari, menetapkan, dan menyelesaikannya. Karena kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kota Palu, dalam hal ini Wali Kota Palu sudah sesuai, karena bekerja atas nama negara dan kembali juga untuk kepentingan masyarakat yang terdampak.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Palu AKBP, Moch Soleh, bahwa pihaknya akan selalu mengawal semua proses dan kebijakan Wali Kota Palu untuk kepentingan masyarakat. “Sehingga lewat forum ini satu bahasa sangat diutamakan,” kata Kapolres Sholeh.

Dandim 1306 Donggala, Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi S.Ip berharap lewat rapat koordinasi ini ada sinergi yang baik, dan pihaknya pun siap mengawal kebijakan Wali Kota Palu.

 “Tentunya selama bekeja sesuai aturan dan atas nama negara maka tak akan ada yang berani menggugat Wali Kota Palu, dan hal ini tidak perlu lagi membahas mundur, namun langkah ke depan itu yang terpenting untuk diselesaikan secara arif dan bijaksana,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Kejari Palu, Sucipto SH MH. Pihaknya juga mendukung apapun kebijakan Wali Kota Palu, selama itu sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Turut hadir dalam rakor kali ni perwakilan BPN Palu Harahaf, Kepala Balai Prasarana Wilayah (BP2W) Sulteng, Ferdinand Kana Lo serta sejumlah kepala OPD dan stakeholder terkait lainnya dan para pejabat TNI dan Polri.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas