Danil Rachman. (Foto: Istimewa)
  • Minimal 50 Orang, Petugas Akan Datangi Pemohon

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu mulai membuka layanan eazy paspport yang dikhususkan bagi pemohon kolektif. Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Palu, Danil Rachman, mengungkapkan petugas siap mendatangi pemohon paspor kolektif.

“Tentu ada persyaratannya, minimal 50 orang dan hanya dilayani pada hari kerja pada pukul 08.00 sampai 16.00 WITA,” ungkap Danil kepada Metrosulawesi, Rabu, 8 Juli 2020.

Dia menerangkan layanan paspor kolektif dibuka untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam masa new normal untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Petugas siap mendatangi pemohon di komplek perumahan, kantor, kampus, atau komunitas.

Dipastikan pelaksanaan layanan paspor kolektif menerapkan protokol kesehatan yang berlaku yaitu dengan memakai masker, pengecekan suhu tubuh, dan mejaga jarak (physical distancing).

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini bisa menghubungi kontak 081341348008 (tlp, sms dan WA) pada hari dan jam kerja. Persyaratan yang diperlukan sama seperti pengurusan paspor umumnya yaitu KTP, KK dan akte lahir/ijasah/akta penikahan.

“Perlu kami informasikan layanan ini hanya untuk permohonan pembuatan paspor baru dan penggantian, tidak bisa penggantian paspor hilang,” pungkas Danil.

Sebelumnya, Danil mengungkapkan untuk pelayanan paspor masyarakat umum telah kembali dibuka sejak 15 Juni 2020. Pelayanan paspor menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19).

“Untuk pelayanan paspor sudah dibuka untuk umum, hanya saja sekarang harus mendaftar di aplikasi APAPO (Aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor Online), sehingga orang datang sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” ungkap Danil kepada Metrosulawesi, Senin, 29 Juni 2020.

Dia mengatakan dengan mendaftar via APAPO, tidak ada penumpukan pemohon paspor di kantor imigrasi. Para pemohon paspor wajib memakai masker, pengukuran suhu tubuh, cuci tangan, menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak.

“Sampai dengan hari ini, sudah sekitar 30 orang yang mengurus paspor dari tanggal 15 Juni kemarin,” pungkas Danil.

Seperti diketahui, penyetopan layanan paspor Kantor Imigrasi Palu diberlakukan mulai 24 Maret 2020. Saat itu, pelayanan paspor hanya disiapkan untuk keperluan mendesak seperti orang sakit yang tidak bisa ditunda penanganannya atas rujukan dokter akan menjalani perawatan di luar negeri atau petugas yang menangani pandemi virus corona.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas