Home Sulteng

Faridah: Terpenting Tetap Patuhi Prokes

41
Faridah Lamarauna. (Foto: Ist)
  • Memprediksi Puncak Pandemi Covid-19 di Sulteng

Palu, Metrosulawesi.id – Sejak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020, pertanyaan umum yang sering mengemuka kapan puncak dari outbreak virus corona ini akan terjadi?.

Pertanyaan berikutnya kapan wabah ini akan lenyap?. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulteng, Faridah Lamarauna, menilai untuk memprediksi kapan wabah Covid-19 akan berakhir merupakan pekerjaan yang cukup pelik dan menantang.

Karena secara prinsip, metode prediksi wabah Covid-19 berbeda dengan kasus-kasus virus lain yang telah terjadi sebelumnya. Terlebih lagi sampai saat ini, para ilmuwan belum dapat menentukan parameter kunci infeksi seperti periode inkubasi hingga seberapa lama periode infeksi dapat berlangsung. Namun demikian, Faridah memiliki pendapat sederhana untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Dia menjelaskan berdasarkan data dan curve evindemic kasus laporan positif/negatif di kab/kota se-Sulawesi Tengah periode April sampai Juni 2020 yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, selanjutnya data tersebut diolah Dinas KIPS, menunjukkan bahwa puncak pandemi Covid-19 di Sulawesi Tengah terjadi pada minggu kedua Mei 2020. Atau setidaknya membutuhkan waktu sekitar 2,5 bulan untuk mencapai puncak wabah Covid-19. Kemudian mengalami penurunan secara melambat sampai saat ini.

“Untuk mengestimasi kapan berakhirnya wabah Covid-19 dapat diketahui dari laju penambahan penambahan estimasi jumlah pasien positif Covid-19 yang masih dalam perawatan pada periode sebelum puncak pandemi dibandingkan dengan sesudah pandemi,” ujar Faridah.

Akan tetapi, Faridah belum mau berspekulasi kapan berakhirnya pandemi Covid-19 di Sulawesi Tengah, walaupun berdasarkan data statistik dapat diprediksi, tetapi penurunan jumlah pasien positif masih fluktuatif (naik turun).

Selain itu, berakhirnya wabah Covid-19 tentunya sangat bergantung pada ketaatan masyarakat dalam beraktifitas untuk senantiasa menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktiftas.

“Jadi yang terpenting adalah tetap patuhi protokol kesehatan (prokes) dalam beraktifitas, insya Allah wabah Covid-19 dapat secepatnya berakhir, tetapi yang pasti puncak pandemi sudah kita lewati yaitu pada minggu kedua Mei 2020”, ucap Faridah.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas