Home Sulteng

Target Sejuta Sapi Sulit Tercapai

39
Semuel Pongsapan. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Target sejuta sapi pada 2021 yang digaungkan Gubernur Sulteng H Longki Djanggola dipastikan sulit tercapai. Kepala Bidang Peternakan dan Penyuluhan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Provinsi Sulteng, Semuel, mengungkapkan populasi ternak sapi sampai saat ini baru kisaran 300.000 sampai 400.000 ekor.

“Tidak akan sampai (sejuta sapi), paling 750.000 ekor, itu juga dengan pengadaan yang tahun-tahun lalu beranak-beranak. Tapi kalau satu juta sapi susah kayaknya sampai akhir masa jabatan beliau (Gubernur Longki),” ungkap Semuel, Selasa, 30 Juni 2020.

Dia mengatakan dari awal sejak Gubernur Longki menggaungkan target sejuta sapi hingga akhir masa jabatan, secara hitung-hitungan diyakini sulit tercapai. Dari hitungan tersebut, maksimal bisa tercapai diangka 800.000 ekor sapi.

“Jadi kalaupun 70 persen sapi yang ada beranak, jatuhnya hitung-hitungannya cuma sekitar 800.000 ekor. Tapi pasti banyak juga yang tidak tercatat karena keterbatasan petugas,” ujar Semuel.

Dikatakan, sentra sapi di Sulawesi Tengah masih berada di Banggai, Buol, Morowali, dan beberapa kabupaten lainnya. Target sejuta sapi pertama kali diungkapkan gubernur pada akhir 2016 lalu.

Menurut Gubernur Longki, target tersebut cukup rasional karena Sulteng memiliki lahan yang luas untuk pengembangan sapi. Dengan 13 kabupaten dan kota di Sulteng, potensi lahan untuk pengembangan peternakan sapi yang sangat luas dan besar.

Sulteng sejak dulu sudah terkenal sebagai salah satu daerah di Pulau Sulawesi yang telah mengirimkan ternak sapi keluar. Saat itu kata dia populasi ternak sapi setiap tahun di Sulteng mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Dia mencontohkan pada 2014 populasi ternak sapi di Sulteng mencapai 262.854 ekor tersebar di seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini. Dengan berbagai pola dan langkah pengembangan yang dilakukan Pemprov Sulteng maka pada 2015 meningkat menjadi 270.000 ekor.

Pada 2016 lalu, Sulteng optimistis tingkat populasi ternak sapi di Sulteng bisa meningkat menjadi 300.000 ekor. Namun sayangnya, hingga 2020, populasi sapi di wilayah Sulteng baru kisaran 300.000 sampai 400.000 ekor. Semuel menambahkan kalau untuk memenuhi kebutuhan daerah, sapi di Sulteng cukup.

“Selain untuk kebutuhan lokal, biasanya juga kita mengirim sapi ke luar daerah,” pungkas Semuel.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas