Home Banggai Kepulauan

Bupati Bangkep Dilantik, Begini Harapan Ketua DPRD

88
Ketua DPRD Bangkep, Rusdin Sinaling (kanan) bersama Bupati Bangkep, Rais Adam. (Foto: Ist)

Bangkep, Metrosulawesi.id – Pelantikan Rais D. Adam menjadi bupati defenitif Banggai Kepulauan (Bangkep), sepertinya menjadi sebuah momentum istimewa bagi warga Bangkep, sehubungan dengan sejumlah agenda pembangunan di Banggai Kepulauan. Tanpa terkecuali sejumlah wakil rakyat di DPRD Bangkep juga ikut memberikan harapan atas status defenitif Bupati tersebut..

Lantas apa harapan para wakil rakyat Bangkep terhadap Rais Adam di sisa masa jabatannya? Reporter Metrosulawesi.id (MS), Rifan Touk  mewawancarai Ketua DPRD Bangkep Rusdin Sinaling (RS), usai pelantikan bupati tersebut.

MS: Rais Adam resmi menyandang sebagai bupati definitif Bangkep. Mungkinkah agenda pembangunan bisa diselesaikan di sisa jabatannya?

RS: Sebelumnya saya mengucapkan selamat atas pelantikan Rais Adam sebagai bupati definitif Bangkep. Meski tinggal dua tahun dimasa jabatannya,  bukan hal mustahil untuk pemerintah daerah Bangkep bisa menuntaskan agenda pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

MS: Alasannya?

RS: Sebelumnya, kita memahami bahwa  status jabatan Plt itu tidak begitu cukup, bagi seorang pemimpin daerah untuk menentapkan berbagai kebijakan penting yang dibutuhkan dalam proses pembangunan suatu daerah. Semoga amanah penuh yang diterima Rais D. Adam sebagai bupati benar-benar bisa dimaksimalkan untuk menata dan menuntaskan berbagai urusan pemerintahan dan pembangunan seperti yang telah diamanahkan konstitusi dan gubernur kepadanya.

MS: Saat masih berstatus Plt, apa masalah yang dihadapi Rais Adam?

RS: Permasalahan penting yang dihadapi Rais Adam saat masih berstatus Plt salah satunya yakni keterbatasan dalam menyikapi tindakan-tindakan kurang profesional oknum-oknum bawahannya dalam mendukung pelaksanaan visi misi bupati. Sekarang berbeda, Rais Adam  sudah memegang hak dan kewajiban penuh di daerah. Maka dengan itu, Pak Bupati bisa memfungsikan haknya  untuk mengoptimalkan profesionalitas kerja aparat birokrasi di bawahnya dalam progres pembangunan daerah ke depannya.

MS: Apa yang harus dilakukan usai menyandang bupati definitif?

RS: Sejauh ini masih banyak agenda pemerintah daerah yang masih perlu penuntasan. Olehnya itu di sisa masa jabatan bupati ini, bupati segera menggerakkan seluruh komponen pemerintahan untuk mempercepat penyelesaian program kerja yang belum tuntas itu. Terkait kebijakan,   menghendaknya agar skala prioritas dan arah pembangunan harus benar-benar diarahkan serta dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat sampai ke lapisan terbawah.

MS: Kendala yang dihadapi bupati saat ini?

RS: Saya kira yang menjadi salah satu soal rumit dalam penyelenggaraan pemerintahan Bangkep selama ini, adalah sinergitas antar unsur penyelenggara pemerintahan. Saya kira semua perangkat pemerintahan daerah memahami itu. Tinggal bagaimana kita memantapkan hal itu. Sinergitas antar seluruh penyelenggara pemerintahan  merupakan unsur konstruktif yang signifikan dalam upaya menata seluruh pelaksanaan agenda pemerintahan daerah. (*)

Ayo tulis komentar cerdas