Home Donggala

Tekad Mengabdi di Tengah Pandemi

64
MELAWAN CORONA - Dengan menggunakan pakaian proteksi level C milik Polri, Personil Unit Subden KBR (Kimia Biologi dan Radioaktif) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng, melaksanakan Dekontaminasi di areal publik diwilayah Kelurahan Mamboro, Jumat 20 Maret 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)
  • Hari Bhayangkara Ke-74

Palu, Metrosulawesi.id – Hari ini, 1 Juli 2020 seluruh insan Polri memperingati Hari Bhayangkara ke-74. Kali ini temanya “Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif”. Dalam masa pandemi Covid-19, upacara dilakukan secara virtual dipimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Kepresidenan dan disiarkan oleh Mabes Polri ke seluruh Polda dan Polres.

Meski secara virtual namun tidak mengurangi khidmat dari HUT Bhayangkara itu sendiri. Bagi Polri memperingati secara virtual atau normal, sama saja. Karena, seluruh insan Polri adalah patriot yang selalu siap berada di situasi apapun juga.

Saat wabah Covid-19 merebak, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si langsung mengeluarkan Maklumat Kapolri Nomor: MAK/2/III/2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19). Seluruh personel Polri dari tingkat Mabes hingga Polsek turun langsung untuk mensosialisasikan maklumat tersebut, baik secara langsung di tempat-tempat umum, maupun melalui baliho, pamflet dan media sosial, hingga lewat lagu dan video.

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam mendukung dan membantu Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, antara lain: melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, pembubaran massa yang berkerumun, penjemputan orang dalam pemantauan hingga membantu penguburan jenazah korban Covid-19.

Insan Bhayangkara terus berupaya memenuhi harapan sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat yang saat ini mengalami gejolak di masa pandemi virus corona ini. Kondisi psikologis masyarakat yang tertekan kemungkinan berpotensi mengganggu situasi kamtibmas yang kondusif.

Upaya yang dilakukan dalam rangka mencegah dan meredam gejolak di masyarakat terus dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis, antara lain dengan memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak Covid-19 yang sama sekali belum tersentuh bantuan dari pemerintah maupun pihak manapun sampai di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau. Di berbagai daerah juga Polri menggagas berdirinya kampung tangguh dalam rangka ketahanan pangan dan menghindari penyebaran Covid-19.
Penegakan hukum di masa pandemi juga memiliki tantangan tersendiri bagi Polri. Apalagi adanya kebijakan asimilasi sejumlah narapidana dalam rangka mengurasi resiko penularan di dalam lembaga permasyarakatan.

Langkah-langkah preemtif dan preventif dengan meningkatkan kegiatan patroli secara selektif dan efektif serta pemetaan dan pembinaan masyarakat, dalam rangka meminimalisir terjadinya tindak pidana atau pelanggaran hukum menjadi strategi utama. Dibanding harus melakukan tindakan represif terhadap masyarakat yang melakukan kejahatan.

Peran Polri sebagai garda terdepan untuk mendisiplinkan masyarakat sangat krusial dalam rangka mencegah penyebaran virus corona. Yaitu dengan memastikan masyarakat untuk mematuhi berbagai peraturan yang ditetapkan pemerintah terkait hal tersebut.

Suatu tugas “tambahan” yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya, yang harus berjalan bersamaan dengan kewaspadaan terhadap diri sendiri dari kemungkinan terpapar virus tersebut. Apalagi setelah penerapan “new normal” dimana warga sudah dapat beraktivitas di luar rumah dengan protokol kesehatan Covid-19, Polri bersama TNI menjadi tumpuan pemerintah dalam melakukan gerakan pendisiplinan masyarakat, seperti mengawasi penggunaan masker dan menjaga jarak.

Maklumat Kapolri tersebut, saat ini telah dicabut dengan dikeluarkannya surat telegram nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tanggal 25 Juni 2020, diharapkan masyarakat tetap produktif namun aman dari Covid-19. Polri akan tetap melakukan upaya-upaya persuasif agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Namun bagi yang melanggar tetap akan dilakukan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan, seperti membubarkan area publik yang tidak memenuhi protokol kesehatan.

Ke depan Polri masih akan menghadapi tugas pengamanan dalam rangka Pilkada Serentak Tahun 2020, dimana saat ini tahapan pelaksanaannya kembali berjalan yang hari pemungutan suaranya dijadwalkan pada tanggal 9 Desember 2020.

Suasana pilkada di masa pandemi belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga tingkat kerawanannya menjadi bertambah. Polri menghadapi tantangan mengantisipasi agar pilkada berjalan aman dan kondusif sekaligus mengawasi penerapan protokol kesehatan di setiap tahapannya agar penyebaran Covid-19 tidak terjadi.

Insan Polri terus semangat dan bertekad untuk selalu melaksanakan pengabdian terbaik bagi negara dan masyarakat. Selamat Hari Bhayangkara ke-74. (hms polda)

Polres Donggala Prioritas Pelayanan

SERAHKAN BANTUAN – Kapolres Donggala, AKBP Dadang Wahyudi (kanan) menyerahkan bantuan dalam kegiatan bhakti sosial Polres Donggala menyambut HUT ke-74 Bhayangkara. (Foto: Ist)

Selama menyambut HUT ke-74 Bhayangkara tahun ini, Polres Donggala melakukan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya menyalurkan bantuan ke sejumlah pihak yang memerlukan bantuan. Pemberian bantuan merupakan bagian dari pelayanan kepolisian.

Kapolres Donggala, AKBP Dadang Wahyudi mengatakan, pelayanan kepada masyarakat menjadi skala perioritas.

“Alhamdulillah selama pendemi Covid-19 jajaran kami terus memberikan pelayanan dan selalu hadir. Kegaiatan bakhti sosial pun sering dilakukan,” kata Kapolres melalui Kabag OPS AKP Inggit Krisdwianto kepada Metrosulawesi, Selasa 30 Juni 2020.

Terkait dengan peringatan HUT Bhayangkara hari ini, Polres Donggala bersama Forkompinda akan mengikuti secara virtual.

“Kami akan mengikuti upacara itu dengan dipimpin Bapak Presiden,” katanya.

Dalam catatan media ini, Polres Donggala berhasil mengungkap sejumlah kasus yang meresahkan ditengah masyarakat. Peredaran narkoba misalnya, Polres mengamankan seberat 41,98 gram narkoba, dan membongkar sindikat penggelapan mobil dan curanmor.

“Untuk semester pertama 2020 kasus peredaran narkoba sebanyak 26 kasus dengan babuk 41,98 gram, curnak sembilan kasus, curanmor lima kasus dan curat satu kasus, dengan semangat HUT Bhayangkara 74 polres Donggala akan terus meningkatkan kinerja demi keamanan masyarakat kabupaten Donggala,” tutup Kabag Ops. (anc)

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas