Home Donggala

Limbah Rapid Test Dikelola Puskesmas

92
Muzakir Ladoali. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kesehatan Donggala Muzakir Ladoali menegaskan pengeloaan limbah rapid test dikelola di puskesmas yang telah memiliki incinerator (alat pembakar limbah).

“Tapi tidak semua puskesmas memiliki alat ini,”kata Muzakir ditemui di kantornya, Selasa (30/6/2020)

Muzakir menjelaskan merujuk pada peraturan Kementerian Lingkungan Hidup penggeloaan limbah harus berkoordiansi dengan beberapa pihak terkait, termasuk dinas lingkungan hidup dan provinsi jika skala limbah tersebut besar.

Dikatakanya lagi selama dimulainya penanganan Covid-19 pemerintah provinsi telah mengirimkan sebanyak 700 buah alat rapid untuk kabupaten Donggala. Dari 700 itu, Dinas Kesehatan kemudian membagi dua, pertama disuplai ke Rumah sakit Kabelota Kecamatan Banawa dan Rumah Sakit Pratama Tambu Kecamatan Balesang.

“Alhamdulliah untuk Donggala limbah rapid test bisa kami atasi melalui alat pembakar limbah, dan kami juga akan berkoordiansi dengan dinas lingkungan hidup dalam menangani sampah medis, jika skalanya besar kami akan koordiansi dengan provinsi,” jelasnya.

Ditanya lokasi atau tempat isolasi bagi pasien Covid-19, Muzakir menjawab pihaknya sudah menyiapkan dua lokasi isolasi yaitu Rumah Sakit Pratama Tambu di Balesang dan Wisma Donggala di Palu.

“Rumah Sakit Tambu kapasitas 12 kamar. Jika tidak terpenuhi Wisma Donggala menjadi alternatif kedua,” tuturnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas