Home Poso

2021, Pasar Poso yang Terbakar Bakal Direhab

67
Rama Tandawuya. (Foto: Metrosulawesi/ Saiful Sulayapi)

Poso, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso berencana merehabilitasi bangunan Pasar Tradisional Bersih Sintuwu Maroso (PTBSM) pada 2021 mendatang. Pasar tersebut terbakar pada 20 Mei 2020, mengakibatkan 40 an los atau petak yang hangus atau rusak akibat kebakaran dini hari.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Kumdag) Poso, Rama Tandawuya SH  menjelaskan pemerintah belum mampu merehabilitasi pasar PTBSM yang terbakar pada tahun ini karena tidak punya anggaran. Mengingat banyaknya dana APBD tahun 2020 yang dirasionalisasi untuk penanganan virus corona atau covid 19.

“DAK, TP dan juga DAU kita, termasuk di Dinas Kumdag, banyak dialihkan ke penanganan Covid-19. Jadi kita belum bisa membangun atau merehabilitasi bangunan pasar yang terbakar itu,” jelasnya, Selasa 30 Juni 2020 di kantornya.

“Kita renacanakan tahun depan. Mudah-mudahan bisa, dan proposal pembangunannya sudah kita ajukan ke pemerintah pusat di Jakarta,” sambung Rama. 

Karena tingkat kerusakan berbeda, maka rencana pembangunan PTBSM ada dua kategori. “Untuk yang rusak berat akan dibangun baru, sementara yang rusak ringan dan sedang akan cukup rehab saja,” ujarnya.

Agar pedagang korban kebakaran pasar tetap bisa beraktivitas jual-beli, pemkab dalam hal ini Dinas Kumdag Poso,  memindahkan mereka ke area parkir pasar. Para pedagang korban kebakaran tersebut membangun lapak-lapak darurat menggunakan kayu dan papan secara swadaya.

“Solusi sementaranya seperti itu agar pedagang tetap bisa beraktivitas, bisa berdagang mencari penghasilan,” tandas Rama.

Pedagang saat ditemui wartawan mengatakan, musibah kebakaran yang menghanguskan seluruh dagangan adalah hal yang cukup menyedihkan. Betapa tidak kata Jusuf pedagang pakaian, kalau dihitung kerugian yang dialaminya mencapai puluhan juta, namun baginya karena musibah membuat dirinya dan seluruh pedagang yang los atau petak nya terbakar, mulaiĀ  bangkit dan tetap berupaya untuk kembali berjualan meskipun dengan modal seadanya.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas