Home Parigi Moutong

Rujab Ketua DPRD Parimo Tak Terawat

54
ATAP BOCOR - Ketua DPRD Parimo Sayutin Budianto melihat loyang dan ember yang berjejer untuk menampung air hujan di rumah jabatannya, Sabtu malam. (Foto: Istimewa)
  • Atap Bocor Air Merembes ke Lantai

Parimo, Metrosulawesi.id – Loyang dan ember berbagai ukuran terlihat dijajar di atas lantai di rumah jabatan Ketua DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sabtu 27 Juni malam lalu. Loyang itu untuk menampung air hujan yang menembus atap dan menetes ke lantai rumah jabatan itu.

Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto mengatakan, rumah jabatan yang kini ditempatinya itu sudah tak terawat.

“Padahal, sudah pernah saya sampaikan pada Pemerintah Daerah Parimo soal kondisi Rujab ini tidak layak untuk ditinggali. Jika hujan deras, maka rembesan air masuk dari bocornya atap,” kata Sayutin kepada Metrosulawesi, Sabtu malam.
Sayutin mulai menempati rumah jabatan itu pada Desember 2019 lalu. Ia sudah mengusulkan untuk perbaikan, namun belum mendapat tanggapan dari pihak eksekutif.

Lanjut dia, seperti kita ketahui, bahwa Rujab ini adalah milik negara dan selama ini anggaran perawatannya tentu ada.

“Tapi entah kenapa kondisinya malah sangat memprihatinkan, kan aneh,” katanya.

Hujan yang mengguyur Kota Parigi malam itu, membuat sedikit kerepotan. Beberapa kali loyang yang penuh dengan air rembesan harus diangkut keluar kemudian dipasang lagi.

Pantauan Metrosulawesi, tingginya curah hujan juga menyebabkan beberapa titik tergenang air. Drainase tidak bisa menampung debit air besar.

Seperti Jalan poros trans Sulawesi air meluap naik menggenangi jalan setinggi mata kaki. Luapan air terlihat deras dari sejumlah titik drainase dalam kota Parigi.

Reporter: Zulfikar
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas