Home Sulteng

Dampak Covid-19 Terpaksa Jual Barang Berharga

45
SAMBUT HARGANAS - Dialog virtual dengan narasumber Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo diikuti Gubernur Sulteng H Longki Djanggola dan Ketua TP PKK Sulteng Hj Zalzulmida A. Djanggola, serta Kepala BKKBN Perwakilan Sulteng, Maria Ernawati, pekan lalu (26/6). (Foto: Humas Pemprov Sulteng)
  • BKKBN Perwakilan Sulteng Gelar Dialog Jelang Harganas

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI melakukan survey terkait dampak pandemi covid-19 terhadap keluarga Indonesia. Hasil survey itu menyebutkan kondisi keluarga Indonesia selama pandemi Covid-19 sebagian besar masih tetap bahagia.

Hasil survey diungkapkan Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo sebagai sebagai narasumber dialog TVRI Sulteng menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 Tahun 2020, pekan lalu (26/6).

Dialog diikuti secara daring oleh Gubernur H Longki Djanggola dan Ketua TP PKK Sulteng Hj Zalzulmida A. Djanggola, serta Kepala BKKBN Perwakilan Sulteng, Maria Ernawati.

Hasto Wardoyo mengatakan, survey BKKBN dilakukan terhadap 20.600 keluarga responden, dan dari jumlah itu 98 persen responden menyatakan bisa menerima kondisi pandemi Covid-19.

Namun begitu, dampak ekonomi Covid-19 telah menyebabkan 50 persen responden terpaksa menjual barang-barang berharga untuk membiayai kebutuhan rumah tangga dan 19,08 persen harus meminjam uang.

Selain itu ada 2,5 persen responden menyatakan terjadi kekerasan dalam keluarga sebagai imbas pandemi. “Kita perlu membantu keluarga agar tetap stabil,” pesan mantan bupati Kulon Progo ini.

Dalam rangka mengisi Harganas 2020 di era kehidupan normal baru, BKKBN telah menginisiasi gerakan sejuta akseptor KB dengan protokol kesehatan supaya pelayanan aman dari Covid-19.

Kepala BKKBN RI mengapresiasi langkah konkrit Gubernur Sulteng H Longki Djanggola yang telah membuat edaran ke bupati/wali kota se Sulteng untuk mendukung program nasional itu.

“BKKBN adalah sahabat keluarga dan sahabat remaja,” tegasnya.

Sementara Kepala BKKBN Perwakilan Sulteng, Maria Ernawati mengatakan peringatan Harganas 29 Juni akan diawali upacara virtual, lalu peluncuran program layanan termasuk pelayanan KB serentak di kabupaten/kota dan diskon belanja bagi keluarga di sejumlah toko retail.

“Dengan memperingati Harganas, saya mengimbau keluarga-keluarga di Sulawesi Tengah untuk tetap sehat dan menjaga kualitas,” kata Maria Ernawati. (*)

Reporter: Syahril Hantono
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas