Home Hukum & Kriminal

Terjerat Kasus Narkoba, Anak dan Bapak Divonis 6 Tahun Penjara

108
Ilustrasi. (Foto: Dok Metrosulawesi/ Djunaedi)

Palu, Metrosulawesi.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Klas IA/PHI/Tipikor Palu, telah menjatuhkan vonis bagi dua terdakwa tindak pidana Narkotika jenis sabu, Yasir Arafat dan Moh. Yunus, pada Kamis, 25 Juni 2020. Yasir Arafat dan Moh Yunus merupakan orang tua dan anak yang sama terjerat perkara tindak pidana Narkotika, dalam penangkapan sekitar bulan Februari 2020 lalu, di wilayah kecamatan Tatanga, kota Palu.

Dalam sidang pembacaan putusan, yang diketuai Hj Aisa H Mahmud, didampingi dua hakim anggota Zaufi Amri SH, dan Lilik Sugihartono SH,  pasangan terdakwa anak dan bapak itu, divonis dengan pidana hukuman yang sama.

“Menjatuhkan pidana kepada para terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing  6 (enam) tahun  dan pidana denda masing-masing sebesar Rp. 800 juta dengan ketentuan apabila pidana denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara masing-masing selama 2 (dua) bulan,” ungkap ketua majelis hakim Hj Aisa H Mahmud membacakan amar putusan bagi kedua terdakwa.

Majelis hakim menyatakan, perbuatan terdakwa Yasir Arafat dan Moh. Yunus, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “tanpa hak atau melawan hukum memiliki menyimpan, menguasai Narkotika Golongan I bukan tanaman dan melakukan Percobaan atau pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana Narkotika dan prekursor narkotika sebagaimana di maksud dalam pasal  112  ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Pertimbangan yang memberat, perbuatan para terdakwa telah merusak masa depannya. Dan tidak mendukung pemerintah dalam upaya pemberantasan tindak pidana Narkotika. Sementara yang meringankan para terdakwa belum pernah dihukum, berterus terang dan tidak berbelit belit serta menyesali perbuatannya, dan untuk terdakwa Moh Yunus masih memiliki tanggungan anak dan istri,” tutur ketua majelis hakim.

Atas putusan itu, kedua terdakwa yang dipersidangan turut hadir didampingi tim panasehat hukumnya diberikan kesempatan yang sama begitu juga dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Apakah menerima putusan, pikir-pikir atau akan mengajukan upaya hukum. Namun yang pastinya hukuman yang dijatuhkan majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU. Sebelumnya terdakwa narkotika anak dan bapak ini dituntut pidana 7 tahun penjara.

Reporter: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas