Home Donggala

Gugatan Sengketa Pilkades Rerang Tidak Dapat Diterima

77
DIJAGA - Polisi mengawal pembacaan putusan sengketa pilkades di Pengadilan Negeri Donggala, Kamis 25 Juni 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Sidang putusan sengketa Pilkades Rerang digelar di Pengadilan Negeri Donggala, Kamis (25/6/2020).

Ketua Pengadilan Negeri Donggala Muh Lalu memimpin sidang putusan tersebut dengan pengawalan ketat aparat keamanan dari Polsek Banawa dan Polres.

Ketua Majelis Hakim bersama dua anggotanya memulai membacakan salinan putusan sengketa Pilkades Desa Rerang Kecamatan Dampelas.

“Setelah melalui proses beracara yang dimulai dari mediasi dan dinyatakan gagal, kemudian dilanjutkan di persidangan, majelis memutuskan gugatan sengketa pilkades di Desa Rerang tidak dapat kami terima, gugatan penggugat kabur, penggugat diwajibkan membayar biaya perkara sebesar 2 juta,” tutup Ketua Majelis, Muh Lalu.

Sampai sore kemarin, sidang putusan sengketa Pilkades masih berlanjut untuk desa lainnya. Diketahui, pada 7 Desember 2019 Kabupaten Donggala menggelar pilkades serentak di 81 desa. Dari 81 desa tersebut, 72 telah dilantik pada 31 Desember 2019. Sisanya ada sembilan desa melakukan gugatan, 8 desa yang terdiri dari Saloya, Sibayu, Oti, Marana, Tambu, Rerang, Mapane dan  desa Enu menggugat di Pengadilan Negeri Donggala. Sedangkan satu desa yakni Panggalasiang menempuh jalur hukum PTUN Palu.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas