Home Sulteng

dr Jumriani: Stok APD Masih Cukup

67
dr Jumriani Yunus. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulteng, dr Jumriani Yunus, mengungkapkan Alat Pelindung Diri (APD) untuk dokter dan tenaga medis dalam penanganan virus corona (Covid-19) masih mencukupi.

“Masing-masing rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 masih memiliki stok,” ungkapnya kepada Metrosulwesi, Kamis, 25 Juni 2020.

Dia mengatakan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulteng terus berkoordinasi untuk memastikan kecukupan APD di rumah sakit (RS). Untuk Sulteng sedikitnya ada 12 RS yag ditunjuk sebagai rujukan penanganan Covid-19. Total di RS tersebut tersedia sekitar seratusan tempat tidur yang bisa digunakan pasien terindikasi Covid-19.

Adapun 12 RS yang menjadi rujukan yaitu RSUD Undata Sulteng, RSUD Madani Sulteng, RSU Anutapura Palu, RSU Wirabuana Palu, RSU Bhayangkara Palu, RSU Alkhairaat Sis Aljufri Palu, RSU Samaritan Palu, RSU Woodward Palu, RSU Budi Agung Palu, RSU Mokopido Tolitoli, RSUD Kolonodale Morowali Utara, dan RSUD Luwuk Banggai.

Sebelumnya, Jumriani menuturkan kasus virus corona di wilayah Sulawesi Tengah sudah memasuki puncak. Olehnya, diperkirakan Covid-19 di daerah ini mulai berakhir Agustus mendatang.

“Berdasarkan penelitian yang ada, kita perkirakan sampai Agustus baru normal. Kita baru menuju ke puncak dalam empat sampai lima hari kedepan, mudah-mudahan,” ungkap Jumriani, Senin, 11 Mei 2020.

Perkiraan tersebut kata dia tak akan meleset apabila masyarakat disiplin dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Sampai saat ini dikatakan, upaya terbaik agar tidak terpapar virus corona yaitu hanya dengan tetap di rumah.

Apabila masyarakat harus keluar rumah, wajib menggunakan masker dan menjaga jarak interkasi sosial (physical distancing dan sosial distancing). Itu karena yang paling utama dalam menentukan berakhirnya Covid-19 masyarakat sendiri.

“Semua tergantung masyarakat, kalau masyarakat patuh mengikuti anjuran pemerintah, pasti cepat berakhir virus ini. Kalau masyarakat di rumah saja, tidak melakukan aktivitas di luar, virus ini tidak akan pindah-pindah (menyebar). Yang bawa virus pindah kan manusia itu sendiri,” ucap Jumriani.

Pasien yang masih menjalani perawatan dipastikan mendapatkan pelayanan sesuai protokol penanganan Covid-19.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas