Home Sulteng

Mobile Service Jasa Raharja Terapkan Protokol Covid-19

67
TERAPKAN PROTOKOL - Petugas Mobile Service PT Jasa Raharja Cabang Sulteng, Muhammad Hidayat (dua dari kiri), menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat mengunjungi korban lakalantas di salah satu rumah sakit, Rabu, 24 Juni 2020. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Pasca pemberlakuan new normal atau kebiasaan hidup baru di tengah pandemi Covid-19, PT Jasa Raharja Cabang Sulteng kembali mengaktifkan layanan mobile service (tim survei) ke sejumlah rumah sakit di daerah ini.

Kepala Cabang Jasa Raharja Sulteng melalui Kanit Operasional dan Humas, Alwin Bahar, mengatakan untuk memutus matarantai virus corona, petugas layanan mobile service menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan menggunakan masker, penutup wajah plastik (face shield), dan sarung tangan, serta menjaga jarak aman (physical distancing).

“Petugas mobile service selalu mematuhi protokol Covid-19 saat melakukan kunjungan ke korban lakalantas di rumah sakit,” ujar Alwin, Rabu, 24 Juni 2020.

Dia mengungkapkan layanan mobile service kini rutin dilakukan setiap hari sebagai salah satu program Jasa Raharja agar bisa dekat dengan keluarga korban lakalantas. Selain itu, lewat layanan mobile service, petugas akan memberikan kepastian jaminan biaya perawatan bagi korban lakalantas.

Mobile service Jasa Raharja juga disiapkan sebagai layanan jemput bola kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Itu karena tugas utama petugas mobile service melakukan monitoring kecelakaan, baik itu di Unit Laka Lantas Polres maupun di rumah sakit.

Dengan memberikan kepastian penjaminan tersebut, keluarga korban tidak perlu khawatir karena beban biaya perawatan akan menjadi tanggung jawab Jasa Raharja. Sesuai amanat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 tahun 2017 dan PMK Nomor 16/PMK.010/2017, korban luka-luka mendapat jaminan biaya perawatan rumah sakit maksimal Rp20 juta.

Sementara bagi korban meninggal dunia, JR akan membayarkan hak santunan duka kepada ahli waris sebesar Rp50 juta. Demikian pula untuk korban lakalantas dengan kondisi cacat tetap diberikan santunan sebesar Rp50 juta.

Sebelumnya, Alwin menjelaskan untuk wilayah Kota Palu, Jasa Raharja Sulteng menyiapkan satu unit mobil untuk pelayanan mobile service. Dalam sehari, tim akan berkeliling mulai pukul 08.00 WITA sampai pukul 16.30 WITA.

“Kalau di kabupaten sistemnya petugas mendapat informasi adanya kecelakaan, baru langsung mendatangi korban. Kalau ada korban meninggal dunia, langsung dilakukan pendataan dan survei ahli waris untuk melengkapi dokumen yang diperlukan agar proses pembayaran santunan dapat secepatnya dilakukan,” jelas Alwin.

Reporter: Michael Simanjuntak

Ayo tulis komentar cerdas