Home Palu

‘Boleh Taruh Sedekahmu, Boleh Ambil Sedekah ini’

91
Kantong plastik transparan berisi bahan makanan bergantungan di bawah atau di sekitar spanduk bergambar para kandidat Gubernur Sulteng dan Wali Kota Palu itu. Silahkan diambil jika anda benar-benar membutuhkannya. (Foto: Ist/ DPD Nasdem Kota Palu)

Palu, Metrosulawesi.id – Ada pepatah ‘Banyak jalan menuju Roma’. Mungkin pepatah ini cocok untuk tim pemenangan calon Gubernur Sulteng dan Wali Kota Palu yang diusung Partai NasDem, dalam menarik simpati warga masyarakat.

Sederhana, tapi hasilnya bisa berdampak positif. Di sejumlah spanduk yang bergambar pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura serta pasangan calon Wali Kota Palu dan Wakil Wali Kota Palu, Aristan-Wahyuddin, bergantungan tas kresek transparan.  

Jangan kaget jika melihat kantong plastik transparan berisi bahan makanan bergantungan di bawah atau di sekitar spanduk bergambar para kandidat Gubernur Sulteng dan Wali Kota Palu itu. Silahkan diambil jika anda benar-benar membutuhkannya.

Apa lagi di spanduk tersebut jelas tertulis pesan, ‘Boleh Taruh Sedekahmu, Boleh Ambil Sedekah ini’.

Spanduk ajakan solidaritas ini, digagas Aristan-Wahyuddin, yang akan bertarung di Pilkada Kota Palu akhir tahun 2020.

‘’Iya benar, itu spanduk solidaritas dari kami,’’ ujar Ustaz Wahyuddin saat dikonfirmasi via whatsapp, Jumat (26/06/2020).

Diungkapkan Ustaz Wahyuddin,  spanduk solidaritas tersebut sengaja digagas untuk menguatkan solidaritas antar masyarakat di masa transisi fase New Normal atau Normal Baru, saat ini. Apa lagi,  keadaan ekonomi sebagian besar masyarakat kita belum stabil.

Rencananya, kata Calon Wakil Wali Kota Palu ini, spanduk solidaritas itu akan dipasang di beberapa ruas jalan, di Kota Palu. Diantaranya, Jalan Rono, Jalan Veteran, serta di Jalan Nokilakaki.

Walau ajakan solidaritas ini berasal dari mereka, namun diakui Wahyuddin tidak membatasi siapa saja yang ingin terlibat.   

“Spanduk Solidaritas ini memang inisiatif kami. Tetapi, kami tidak membatasi siapa saja yang ingin terlibat. Bebas dan terbuka bagi semua kalangan yang ingin membagikan sebagian rezekinya dan sekaligus bebas juga bagi mereka yang benar-benar membutuhkan untuk mengambil,” urai Wahyuddin. (*/is)

Ayo tulis komentar cerdas