Home Sulteng

Pengadaan Mesin ADM Tetap Diupayakan

54
Abd Haris Yotolembah. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sulteng, Abd Haris Yotolembah, mengungkapkan tetap akan berupaya untuk membeli mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Saat ini pihaknya tengah mencari sumber anggaran lain untuk pengadaan ADM tersebut.

“Anggaran yang sebelumnya sudah kami siapkan dialihkan untuk penanganan virus corona (Covid-19),” ungkap Haris, Rabu, 24 Juni 2020.

Dia mengatakan akan berkomunikasi dengan Gubernur Longki Djanggola untuk memutuskan sumber anggaran yang akan digunakan. Disdukcapil Provinsi Sulteng menarget bisa membeli mesin ADM minimal satu unit.

Mesin ADM yang sebelumnya direncanakan ditempatkan di area Kantor Gubernur Sulteng, dipindah ke Palu Grand Mall (PGM). Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan akses masyarakat untuk menggunakan mesin ADM.

“Setelah kami pertimbangkan, mesin ADM nanti dibuat di PGM saja, karena kalau di Kantor Gubernur mungkin sebagian masyarakat segan mau masuk,” ucap Haris.

Haris mengatakan rencana pembelian mesin ADM menjadi salah satu dari berbagai upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Sulawesi Tengah.

Ia mengaku telah melihat langsung penggunaan mesin ADM pada awal Desember 2019 lalu. Haris tertarik setelah melihat kemudahan yang nantinya bisa dirasakan masyarakat dengan adanya mesin ADM.

Sebelum mendatangkan mesin ADM, Disdukcapil dikatakan Haris harus terlebih dahulu menyiapkan sumber daya manusia yang bisa bertanggung jawab terhadap operasional mesin ADM.

Seperti diketahui, mesin ADM merupakan tempat layanan masyarakat untuk mencetak dokumen kependudukan sperti E-KTP, KIA, akta lahir, KK, atau akta kematian. Masyarakat yang ingin mencetak dokumen kependudukan dengan mesin ini harus terlebih dahulu datang ke Disdukcapil untuk mendaftar atau meminta akses ADM. Setelah persyaratan yang dibutuhkan dipenuhi, masyarakat akan mendapatkan PIN melalui SMS dan QR Code melalui email. Dengan PIN dan QR Code itulah bisa mencetak sendiri dokumen kependudukan yang dibutuhkan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas