Home Buol

Pandemi Covid-19, Bantuan Terus Mengalir di Buol

73
Asmayudin Gontjeng. (Foto: Metrosulawesi/ Suleman)

Buol, Metrosulawesi.id –Guna memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di tengah pandemi Covid 19, Pemerintah telah menyalurkan bantuan pangan, baik berupa sembako maupun Bantuan Tunai Tangsung (BLT ) dana desa serta bantuan yang sama dari Kementerian Sosial termasuk intervensi bantuan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buol, Asmayudin Gontjeng mengatakan, selain BLT dana desa, khusus di Kabupaten Buol, Kementerian Sosial melalui pemerintah daerah bekerja sama dengan Kantor Pos setempat, telah menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada   masyarakat penerima manfaat (Non PKH), masing masing sebesar Rp 600.000/bulan selama 3 bulan berturut-turut.

Berdasarkan data terpadu keluarga sejahtera (DTKS), sebenarnya jumlah penerima BST secara keseluruhan  sebanyak 9.982 KK. Namun dari jumlah tersebut hanya 8.881 KK yang dapat diakomodir menerima bantuan BST tersebut.

Sedang sisanya sebanyak 1.101 KK jenis bantuan yang disalurkan dalam bentuk beras premium  oleh Pemerintah Propinsi Sulteng  dengan jumlah sebanyak 199,64 ton.  Dan bantuan beras tersebut, saat ini sudah disalurkan kepada masyarakat penerima yang tersebar pada 11 Kecamatan di wilayah Kabupaten Buol.

 “Jadi, bagi masyarakat yang telah menerima BLT dana desa maupun bantuan sosial tunas (BST) dari Kementerian Sosial, itu tidak bisa lagi menerima bantuan beras premium. Karena bantuan beras dari Pemda Provinsi Sulteng, itu hanya diperuntukkan bagi masyarakat lainnya yang tidak menerima BLT maupun BST. Prinsipnya kita menghindari terjadinya dobel penerimaan  masalah bantuan tersebut,” jelas Asmayudin kepada Metro Sulawesi di ruang kerjanya, Selasa (23/6-2020)  

Selanjutnya, khusus masyarakat penerima sembako regular sebanyak 5.893 KK melalui APBD Buol,   juga menerima bantuan langsung tunai masing sebesar Rp 200.000/KK selama 3 bulan berturut. Jika diakumulasi secara keseluruhan selama 3 bulan berturut turut, maka  jumlah APBD Buol yang dialokasikan untuk bantuan tersebut totalnya sebesar Rp 3,5 lebih.

Selain itu, menyusul Pemda Buol, juga telah mengintervensi penyaluran bantuan kepada 2.603 KK masyarakat yang masuk dalam Program Kelurga Harapan (PKH), dengan jumlah bantuan masing masing sebesar  Rp 200.000/KK selama 3 bulan berturut turut, dengan nilai anggaran keseluruhan sebesar Rp 1,5 milyar lebih  “Jadi, total keseluruhan intervensi bantuan kepada 2 kategori penerima manfaat itu yang dialokasikan melalui APBD Buol adalah sebesar Rp 5.097.600.000”, tandas Asmayudin.

Dikatakan, semua jenis bantuan yang dialokasikan terkait covid  19 khususnya di Kabupaten Buol,  adalah sebagai wujud perhatian dan kepedulian Pemerintah terhadap kebutuhan seluruh masyarakat. Prinsipnya, Pemerintah tidak tinggal diam membiarkan masyarakat begitu saja dalam hal pemenuhan kebutuhan bahan pokok. Pemerintah tetap peduli apalagi ditengah situasi dan kondisi seperti saat ini, ujar Asmayudin menambahkan. (sul)

Sigi Terima 64 Ton Beras dari Pemprov

SIMBOLIS – Bupati Sigi, Mohamad Irwan menerima bantuan 64 ton beras dari Kadis Pangan Sulteng, Abdullah Kawulusan, di Aula Kantor Bupati Sigi, Selasa, 23 Juni 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)

SEMENTARA itu, di Kabupaten Sigi, Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyerahkan bantuan cadangan pangan kepada Kabupaten Sigi sebanyak 64 ton beras.

Penyerahan bantuan secara simbolis itu, diterima langsung Bupati Sigi, Mohamad Irwan, bertempat di Aula Kantor Bupati Sigi, Selasa, 23 Juni 2020.

“Kami sangat mengapresiasi dan sangat berterima kasih atas bantuan ini. Penguatan bahan cadangan pangan ini bukan nanti ada bantuan dari provinsi tetapi kita juga harus siapkan stoknya maka dari itu program saya yaitu 3 hektar tiap desa untuk ditanami pangan,” kata Bupati Sigi, Mohamad Irwan.

Irwan mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penguatan kepada para penyuluh dan petani yang ada di Sigi.

“Saya pikir kita ini sudah bukan bangkit lagi melainkan sudah harus memperkuat apa yang kita punya saat ini, makanya konsep kita saat ini menguatkan pada teman-teman penyuluh petani dan sebagainya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Abdullah Kawulusan menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sudah mulai menyalurkan bantuan pangan tersebut ke seluruh Kabupaten di Sulawesi Tengah.

“Ada 700 ton stok beras yang saat ini akan kami salurkan ke seluruh daerah kabupaten di Sulawesi Tengah, untuk Kabupaten Sigi ada 64 ton, yang akan dibagikan sebanyak 14.379 jiwa selama 12 hari ke depan,” tandasnya.

Ia menambahkan saat ini pihaknya terus berupaya melakukan pengecekan data setiap minggunya kepada tiap kabupaten mengenai sektor pertanian apa saja yang perlu dikembangkan termasuk bawang merah, cabe dan lain-lain.

Reporter: Suleman, Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas